sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

LPEI kantongi pinjaman US$580 juta dari 2 lembaga internasional

Pinjaman tersebut diberikan dalam bentuk term loan facility.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 28 Sep 2020 20:52 WIB
LPEI kantongi pinjaman US$580 juta dari 2 lembaga internasional
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

Dua lembaga keuangan internasional, yakni China Eximbank dan PT Bank ICBC Indonesia memberi dukungan pendanaan berupa pinjaman dengan total nilai mencapai US$580 juta kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk memperkuat strategi bisnis.

Pinjaman tersebut diberikan dalam bentuk term loan facility masing-masing dari China Eximbank senilai US$200 juta dengan tenor tiga tahun dan PT Bank ICBC Indonesia dengan nilai US$380 juta untuk tenor tiga dan lima tahun.

Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas menyampaikan, sekitar 50% dari dana pinjaman China Eximbank nantinya akan digunakan untuk mendukung keperluan pembiayaan modal kerja eksportir dengan prioritas pada proyek-proyek yang memfasilitasi perdagangan, investasi, dan infrastruktur antara Indonesia dan China. 

“Pinjaman tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja nasabah LPEI dalam rangka mendorong pertumbuhan ekspor dan impor antara Indonesia dan Tiongkok,” kata James Rompas dalam keterangan tertulis, Senin (28/9).

Menurut James Rompas, kerja sama antara LPEI dan China Eximbank menunjukkan sinergi antar Eximbank yang tergabung dalam The Asian Exim Banks Forum, semakin saling memperkuat di tengah situasi global yang penuh tantangan akibat pandemi Covid-19. 

Sementara itu, sinergitas antara LPEI dan PT Bank ICBC Indonesia, lanjutnya, akan membantu percepatan pertumbuhan ekspor nasional melalui penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor yang berorientasi ekspor. 

Pinjaman dari PT Bank ICBC Indonesia ini juga diyakini memberikan ruang bagi LPEI untuk memberikan pembiayaan dengan tenor yang relatif panjang. 

Kerja sama itu menunjukkan kalau LPEI mendapatkan kepercayaan dari lembaga keuangan internasional dalam menjalankan mandat undang-undang yakni mendorong kinerja ekspor nasional. 

Sponsored

’’Fasilitas pinjaman ini juga merupakan bentuk kepercayaan dari lembaga keuangan internasional kepada LPEI dalam mendapatkan akses pendanaan guna mendukung kegiatan perdagangan luar negeri. Kami harap, kerja sama ini akan berlanjut di masa mendatang,’’ ujarnya.

Ia menambahkan, LPEI juga memberikan perhatian kepada supplier dari eksportir yang membutuhkan pembiayaan melalui skema supply chain financing yang memungkinkan produk mereka diekspor lewat perusahaan lain.

Melalui skema supply chain financing, LPEI mendukung sinergi antar rantai pasok ekspor, sehingga produk Indonesia diharapkan benar-benar mampu memenuhi permintaan pasar ekspor.

Selain itu, di tengah situasi yang kian menantang, LPEI juga terus berusaha mencari pendanaan dengan biaya yang lebih kompetitif. Dengan begitu, dana tersebut dapat disalurkan dalam bentuk pembiayaan, penjaminan, dan asuransi yang akan membantu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

’’LPEI berkomitmen untuk mencari sumber pendanaan dengan suku bunga kompetitif sekaligus melakukan diversifikasi sumber dana,’’ ucapnya.

 

Berita Lainnya