logo alinea.id logo alinea.id

Luhut emosi mobil Esemka dituding jiplak Changan dari China

Mobil produksi PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) disebut-sebut serupa dengan merek Changan dari China.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 09 Sep 2019 17:49 WIB
Luhut emosi mobil Esemka dituding jiplak Changan dari China

Mobil produksi PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) disebut-sebut serupa dengan merek Changan dari China.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan emosi lantaran mobil buatan dalam negeri itu dituding hasil jiplakan.

"Kenapa sih kita senang cari-cari yang aneh? Kan sudah jadi, ada pabriknya," ucapnya usai rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Senayan, Jakarta, Senin (9/9).

Menurut dia, masyarakat Indonesia sepatutnya bangga dengan kehadiran pabrik mobil bikinan dalam negeri tersebut. Terlebih lagi, pabrik otomotif tersebut menyerap banyak tenaga kerja lokal.

"Semua pekerjanya orang Indonesia, kan bagus. Tidak ada orang asing. Semua melayu," ujarnya.

Bagi Luhut, orang-orang yang menyebut mobil Esemka menyontek desain produk China sebagai kurang kerjaan.

"Kurang kerjaan saja yang ngomong begituan," jelasnya. 

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan yang berpangkat Jenderal TNI itu justru mengatakan harga mobil Esemka dibuat murah. Sebab, harga yang murah dimaksudkan agar lebih terjangkau oleh masyarakat.

Sponsored

"Harga mobilnya murah, dipakai rakyat biasa, mau datang dari bulan kah atau dari mana itu yang penting kan ada di situ dia (pabriknya)," tegas Luhut.

Pada Jumat (6/9), Presiden Joko Widodo akhirnya meresmikan pabrik mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. Merek dan principal Indonesia ini sudah dirintis sejak 10 tahun silam.

Untuk tahap awal, Esemka meluncurkan kendaraan bak terbuka bernama Esemka Bima. Mini truk ini rencananya akan diproduksi sebanyak 3.500 unit untuk tahap awal.

Esemka Bima dibekali mesin 1.2 L E-power 14 DOHC. Mobil memiliki daya maksimum setara 72 kW atau kalau dikonversikan setara dengan 96,5 daya kuda dan torsi maksimum 119 Nm. Bobot Esemka Bima mencapai 2.150 kilogram.

Sementara itu, Esemka Bima ini disebut-sebut serupa dengan Changan. Produk Tiongkok ini juga memiliki mobil pick-up MD201 yang sangat mirip, terutama dari sisi desain grille depan juga lampu.

Dalam situs resminya, Changan MD201 memiliki mesin 1.2 L DOHC 16-Valve 4 silinder. Mesin yang tersemat pada Changan MD201 bisa menghasilkan tenaga setara 97 daya kuda pada putaran 6.000 rpm dan torsi 119 Nm pada rpm 4.800. Berat mobil sama yakni 2.150 kilogram.