close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
icon caption
Bisnis
Rabu, 01 November 2017 15:50

Perkenalkan, robot anjing buatan Sony

Sembilan tahun menghentikan produksi robot, Sony kembali memproduksi robot hewannya
swipe

Lama tidak memproduksi robot, raksasa elektronik dan hiburan asal Jepang kembali berencana untuk memproduksinya kembali. Kali ini, Sony akan memproduksi anjing robot yakni AIBO yang memiliki kecerdasan seperti anjing sebenarnya.  

Reuters melaporkan, Sony pada Rabu (1/11) mengumumkan rencana untuk kembali memproduksi AIBO yang selama lebih dari satu dekade sejak terakhir terhenti. Keputusan untuk memproduksi robot karena perusahaan berencana untuk melakukan inovasi setelah bertahun-tahun melakukan restrukturisasi.

AIBO adalah hewan peliharaan yang berprilaku seperti anjing sungguhan karena telah menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intteligence (AI). Robot anjing tersebut dapat belajar dan berinteraksi dengan pemiliknya. 

Sony memperbaharui AIBO dengan teknologi penginderaan dan saraf motorik yang membuat robot lebih maju. Selain itu, AIBO didukung dengan komputasi awan yang berguna untuk mengembangkan kepribadian anjing tersebut. 

AIBO dapat tersenyum dan dapat bersikap menyenangkan kepada pemiliknya. Mata AIBO terbuat dari bahan pemancar cahaya organik yang membuatnya mampu menampilkan berbagai macam ekspresi.

Robot anjing ini akan dijual di Jepang pada Januari mendatang seharga US$ 1.739 atau setara 198.000 yen. Perusahaan sedang mempertimbangkan penjualan robot di luar negeri. 

Sony mempelopori robot hiburan AIBO pada tahun 1999. Ia menjual sekitar 150.000 anjing di Jepang, sebelum akhirnya berhenti memproduksi robot tujuh tahun kemudian. 

Kala itu bisnis elektronik sedang lesu dimana konsumen sedang berjuang dalam perang harga, sementara pesaingannya di Asia makin sengit. Chief Executive Officer Sony Kazuo Hirai mengaku menyesal telah menghentikan proyek robot hewan peliharaan pada tahun 2006. 

"Saat ini kami ingin melanjutkan pengembangan robotika. Saya telah meminta teknisi kami sejak satu setengah tahun yang lalu untuk mengembangkan AIBO. Sebab saya percaya bawah robot mampu membangun hubungan cinta dengan orang banyak. Sesuai dengan misi Sony," tukas Hirai. 

Perusahaan yakin kecerdasan buatan sebagai pilar pertumbuhan masa depan. Sony berharap bisa mengejar ketinggalan dengan perusahaan teknologi besar seperti: Facebook, Apple dan Alphabet's Google.

Pasca pengumuman tersebut, kinerja saham Sony langsung melonjak ke level tertinggi sejak sembilan tahun terakhir. 

img
Mona Tobing
Reporter
img
Mona Tobing
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan