close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto tangkapan layar YouTube Sari Roti Rotinya Indonesia.
icon caption
Ilustrasi. Foto tangkapan layar YouTube Sari Roti Rotinya Indonesia.
Bisnis
Selasa, 26 April 2022 17:42

ROTI catat pertumbuhan laba periode berjalan sebesar 55,7% di kuartal I-2022

Penjualan kuartal I-20221 tercatat sebesar Rp908,9 miliar atau meningkat 15,5% YoY.
swipe

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) mencatatkan perolehan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk sebesar Rp88,3 miliar pada kuartal I-2022. Capaian itu, setara dengan pertumbuhan 55,7% dibandingkan periode sama 2021.

Capaian ini tidak terlepas dari penerapan strategi penambahan kapasitas produksi serta perluasan sebaran distribusi yang terbukti akurat untuk perseroan, sekaligus memecahkan rekor penjualan bahkan di tengah pandemi Covid-19. Penjualan kuartal I-20221 tercatat sebesar Rp908,9 miliar atau meningkat 15,5% YoY sekaligus menjadi prestasi tertinggi sejak perseroan berdiri pada 27 tahun lalu.

Emiten produsen roti dengan merek “Sari Roti” ini, dalam lima tahun terakhir telah membangun empat pabrik baru yang berlokasi di Batam, Gresik, Balikpapan dan Banjarmasin. Sehingga total kapasitas produksi naik jadi 5,1 juta potong roti per hari serta memperkuat jaring distribusi ke seluruh Indonesia.

“Hasilnya langsung dirasakan dengan pertumbuhan signifikan penjualan dari wilayah Barat dan Timur masing-masing 20,7% dan 19,1%. Sedangkan wilayah Tengah, sebagai kontributor penjualan terbesar, pada kuartal I-2022 tetap mampu membukukan peningkatan sebesar 12,4%,” ujar Direktur ROTI Arlina Sofia, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/4).

Kinerja kuartal I-2022 juga didukung oleh peningkatan efisiensi produksi yang tercermin pada marjin laba kotor yang mampu dipertahankan pada kisaran 52,1% ditengah lonjakan harga-harga bahan baku. Perseroan juga meningkatan produktifitas operasional hingga mampu meraih marjin bersih pada kuartal I-2022 sebesar 9,7% atau melonjak dari hanya 7,2% pada periode yang sama tahun lalu.

Kemudian untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan (sustainable growth), perseroan menargetkan pembangunan pabrik ke-15 di Pekanbaru dapat selesai pada penghujung 2022. Sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan kuartal I-202, perseroan telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp44,4 miliar, atau penyerapan 29,6% dari total Rp150 miliar yang dianggarkan tahun ini.

“Industri roti segmen mass-produced masih sangat prospektif dikembangkan di Indonesia. Oleh karena itu kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi produk serta menerapkan strategi bisnis yang tepat, agar senantiasa dapat melayani lebih banyak lagi konsumen setia Sari Roti, menghadirkan produk-produk unggulan kami untuk keluarga Indonesia,” tutup Arlina Sofia.

img
Hermansah
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan