sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BTN: Sektor perumahan yang tumbuh selama pandemi didominasi tipe 45 ke bawah

Pertumbuhan sektor perumahan di masa pandemi Covid-19 tersebut dipicu oleh kalangan kelas menengah.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 10 Des 2020 19:36 WIB
BTN: Sektor perumahan yang tumbuh selama pandemi didominasi tipe 45 ke bawah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor real estate atau perumahan merupakan salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan positif pada kuartal III-2020, dengan pertumbuhan 1,98%

Terkait itu, Direktur Enterprise Risk Management, Big Data dan Analytics Bank BTN Setiyo Wibowo mengatakan, pertumbuhan sektor perumahan didominasi oleh rumah di bawah harga Rp700 juta dengan tipe 45 dan 36.

Menurutnya, pertumbuhan sektor perumahan di masa pandemi Covid-19 tersebut dipicu oleh kalangan kelas menengah yang membeli rumah untuk pertama kalinya atau first home buyer.

"Tidak semua perumahan tumbuh, tetapi ada beberapa segmen perumahan yang tumbuh seperti tipe 36 atau 45, orang-orang yang beli tipe itu di harga Rp700 juta ini adalah first home buyer," katanya dalam video conference, Kamis (10/12).

Kendati dari sisi harga masih mengalami tren kenaikan, pertumbuhan pembelian rumah tipe 45 dan 36 masih cukup baik.

"Dari sisi house pricing index ini menunjukkan bahwa harga rumah cenderung naik, artinya demand atau penjualan di rumah masih mengalami tren kenaikan," ujarnya.

Berbeda dengan dua tipe rumah untuk segmentasi kelas menengah ke bawah tersebut, untuk segmentasi rumah kelas menengah ke atas dengan tipe 70 masih sulit bangkit setelah mengalami kontraksi yang dalam sejak 2019.

Alasannya, karena orang cenderung membeli rumah tipe 70 tersebut untuk investasi, bukan pembelian untuk rumah pertama. Sehingga, di saat pandemi Covid-19 menimbulkan ketidakpastian, para pembeli cenderung menahan investasi mereka.

Sponsored

"Tipe-tipe pembeli seperti ini, di kondisi saat ini seperti kita tahu masih wait and see menunggu kondisi ekonomi ke depan," ucapnya.

Berita Lainnya