sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Sinergi Plastindo bidik penjualan plastik ke e-commerce

Emiten produsen barang plastik PT Sinergi Inti Plastindo Tbk. (ESIP) akan melebarkan usahanya untuk memproduksi plastik logistik.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 14 Nov 2019 15:21 WIB
Sinergi Plastindo bidik penjualan plastik ke e-commerce

Emiten produsen barang plastik PT Sinergi Inti Plastindo Tbk. (ESIP) akan melebarkan usahanya untuk memproduksi plastik logistik.

Direktur Utama ESIP Eric Budisetio Kurniawan mengatakan perusahaan akan menyasar perusahaan logistik dan e-commerce tahun 2020 mendatang.

"Kebutuhan kemasan e-commerce kan penggunaannya banyak sekali dari agrikultur, otomotif, dan ragam kebutuhan plastik yang tinggi," ujar Eric di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (14/11).

ESIP akan menyasar perusahaan logistik seperti JNE dan perusahaan e-commerce seperti JD.id untuk memasarkan produk mereka.

Dengan rencana tersebut, Eric mengatakan perseroan pun akan fokus menggenjot kapasitas produksi hingga tiga kali lipat pada 2022 menjadi 7.800 ton produksi plastik per tahun. 

Untuk tahun ini, perseroan baru memproduksi plastik dengan kapasitas 2.800 ton per tahun dengan kapasitas utilisasi pabrik hingga 90%.

Eric pun mengakui cukup optimistis dengan industri plastik ke depannya. Ia melihat secara tahunan, kebutuhan pertumbuhan permintaan akan plastik masih cukup tinggi hingga 7% per tahunnya.

"Plastik ini gantinya belum ada yang konkret dan solid. Jadi fleksibilitasnya masih bagus, daya tahannya baik, dan tak kalah pentingnya bisa didaur ulang," tuturnya.

Sponsored

Selain menyasar e-commerce dan perusahaan logistik, dalam beberapa tahun mendatang perseroan juga akan melebarkan ekspansi mereka ke wilayah Indonesia bagian Timur. Sebab, menurut Eric, saat ini fokus pemasaran plastik perseroan sebesar 70% masih terkonsentrasi di wilayah Jawa Barat dan Pulau Jawa, kemudian 30% sisanya di Pulau Sumatera.

"Kami sedang explor ke Indonesia Timur, karena di sana sedang maju ekonominya, kebutuhan plastiknya sangat tinggi," ujar Eric.