close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi startup Sayurbox. Foto istimewa
icon caption
Ilustrasi startup Sayurbox. Foto istimewa
Bisnis
Rabu, 07 Desember 2022 21:42

Startup Sayurbox putus kerja 5% karyawan

Langkah ini diambil agar perusahaan bisa tetap bertahan.
swipe

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di startup semakin menjalar. Terbaru, perusahaan rintisan atau startup yang berfokus pada bisnis e-grocery  yaitu Sayurbox ikut melakukan PHK terhadap sejumlah karyawannya yang secara resmi diumumkan  Selasa (6/12). PHK ini sebagai langkah perusahaan untuk mengefisiensi karyawan  hingga 5% dari total keseluruhan organisasi.

“Terkait PHK ini, Manajemen Sayurbox menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada karyawan yang terkena dampak efisiensi. Ini menjadi langkah Sayurbox untuk menjadi perusahaan yang mandiri secara finansial dan tumbuh sustainable dalam jangka panjang di tengah tantangan makroekonomi global,” tulis Co Founder dan Chief Executive Officer Sayurbox Amanda Susanti, dalam keterangan resminya yang diterima Alinea.id, Rabu (7/12).

Amanda mengakui, aksi PHK ini menjadi pilihan yang sulit dan tak bisa dihindari oleh perusahaan. Langkah ini diambil agar perusahaan bisa tetap bertahan.

“Keputusan sulit ini tidak dapat dihindari supaya perusahaan lebih agile dan mampu menjaga tingkat pertumbuhan sehingga terus memberikan dampak positif bagi para konsumen, mitra pengemudi, serta ribuan petani dan produsen lokal yang bekerja sama dengan kami, dan supaya bisnis bisa sustainable dalam jangka panjang,” ujar Amanda.

Sayurbox memastikan, tiap karyawan yang terdampak PHK akan memperoleh paket kompensasi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu perusahaan juga akan memberikan sejumlah program pendampingan yang bisa membantu karyawan yang terdampak PHK untuk memperoleh kesempatan dalam mencari pekerjaan dari perusahan-perusahaan yang memiliki lowongan pekerjaan.

Selain itu, Sayurbox juga menyediakan akses ‘Sayur Alumni Support’, yakni wadah bagi karyawan Sayurbox yang terdampak PHK untuk mengunggah CV mereka yang kemudian bisa direkomendasikan ke potential employers, seperti investor, partner, recruitment agency, dan perusahaan lain yang memiliki lowongan.

Kemudian, Amanda juga bilang bahwa Sayurbox berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik tidak hanya pada pelanggan, tapi juga petani yang menjadi mitra. Sayurbox juga memastikan bahwa seluruh layanan tidak akan terganggu dan terus beroperasi seperti biasa.

“Keputusan efisiensi karyawan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kinerja dari masing-masing individu atau tim manapun. Tetapi memang lebih karena oleh rasionalisasi dan restrukturisasi dari bisnis e-grocery Sayurbox agar tetap dapat berkelanjutan dalam jangka panjang,” lanjutnya.

“Dengan kondisi yang baru saja terjadi ini, kami berharap ke depannya Sayurbox akan berkembang lagi dan lebih solid, guna memberikan kebaikan pada lebih banyak petani dan produsen lokal,” tutup Amanda. 

img
Erlinda Puspita Wardani
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan