sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Volume lalu lintas tinggalkan Jakarta naik 17,6%

Sebanyak 1,39 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Sabtu, 30 Apr 2022 14:28 WIB
Volume lalu lintas tinggalkan Jakarta naik 17,6%

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 1,39 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai H-3 Hari Raya Idulfitri pada 22-29 April 2022. 

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan, jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama. Empat GT yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 17,6% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 1.186.349 kendaraan," kata Heru dalam keterangan, Sabtu (30/4).

Heru menyampaikan, distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 733.159 kendaraan atau 52,6% menuju arah timur, seperti Trans Jawa dan Bandung. Sementara ada 395.082 kendaraan atau 28,3% menuju arah barat seperti Merak.

"Ada 266.613 kendaraan atau 19,1% menuju arah selatan seperti Puncak," ucap Heru.

Heru menjelaskan, Jasa Marga mencatat lalu lintas di GT Cikampek Utama sebanyak 105.016 kendaraan, naik hingga 165,5% pada H-3, Jumat (29/4) apabila dibandingkan dengan lalu lintas normal pada periode November 2021.

Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan.

"Saat berada di rest area, isi BBM (bahan bakar minyak) dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas," ujar Heru.

Sponsored

Menurutnya, mulai dari saat ini arus mudik akan mulai melandai. Kendati demikian, jumlah kendaraan akan tetap ramai hanya saja tidak sepadat pada puncak arus mudik kemarin.

“Prediksi arus mudik kan kemarin, tapi hari ini diperkirakan tetap ramai tapi tidak seramai kemarin, yang belum mudik dari proyeksi kami sekitar 20% yang berangkat hari ini sama besok apalagi minggu lebih landai lagi,” kata Heru dalam Polemik Trijaya dengan Tema: "Nanti Kita Cerita Tentang Mudik Hari Ini”, Sabtu (30/4).

Heru menyebutkan, pada H-2 lebaran tahun ini, ia menemukan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek. Secara spesifik titik tersebut di GT Cikampek Utama atau Cikatama.

Awalnya 30.000 hingga 35.000 kendaraan melewati GT Cikatama menuju arah timur. Namun kini, sudah menginjak angka 1,3 juta kendaraan yang bertumpah ruah di sana.

“Awalnya 30.000 hingga 35.000 itu 89%, waktu Kamis 149% dan kemarin itu tembus 100.000, jadi total sudah 1,3 juta dari seluruh arah,” ujar Heru.

Berita Lainnya