close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengunjungi Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah. Foto: instagram @humasgowa
icon caption
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengunjungi Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah. Foto: instagram @humasgowa
Daerah
Kamis, 12 Januari 2023 09:53

Bupati Gowa fasilitasi pembinaan diduga kelompok aliran sesat Bab Kesucian

Adnan mengatakan, kunjungan ini sekaligus ingin mendorong komitmen pimpinan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah untuk menjaga ketertiban.
swipe

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan meluruskan ajaran-ajaran Bab Kesucian Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah yang sempat viral beberapa waktu lalu akibat diduga memilki paham aliran sesat.

Adnan mengatakan, kunjungan ini sekaligus ingin mendorong komitmen pimpinan Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah untuk menjaga ketertiban wilayah sesuai dengan kaidah dan norma sosial di lingkungan sekitar.

 "Kita ingin mendengarkan secara langsung terkait ajaran-ajaran yang berlaku di yayasan ini, apakah yang diajarkan sesuai dengan ajaran Islam yang sesungguhnya atau seperti apa," kata Adnan melalui instagram pribadinya @adnanpurichtaichsan, Rabu (11/1).

Adnan menyampaikan, pihaknya bersama MUI siap mendampingi Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah untuk meluruskan kembali berbagai paham yang dinilai sudah melenceng dari nilai-nilai Islam sebagai pondasi awal yayasan tersebut.

"Kita akan meminta MUI provinsi maupun kabupaten untuk bisa melakukan sebuah perencanaan dalam rangka pembinaan kepada bab kesucian atau Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah Kabupaten Gowa ini," jelasnya.

Sementara itu, pimpinan Bab Kesucian Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah, Hadi Kusumo mengatakan, pihaknya akan terbuka menerima bimbingan jika pemahaman yang diajarkan di wilayahnya tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Hadi bahkan juga bersyukur Pemerintah Kabupaten Gowa dan MUI mau memperhatikan yayasannya dan siap menerima kedatangan mereka setiap hari.

"Kepada bapak-bapak yang mau memberikan bimbingan kepada kami, yang mau memberikan tausiyah ataupun nasihat-nasihat kepada kami yang dituduh sesat, kami sangat terbuka. Sebagaimana yang disampaikan Bapak Bupati Gowa, yang bengkok itu jangan dipatahkan, yang bodoh itu jangan dibodoh-bodohkan lagi," ucapnya.

img
Muhammad Wahid Aziz
Reporter
img
Muhammad Wahid Aziz
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan