logo alinea.id logo alinea.id

Dunia berduka atas tragedi jatuhnya Lion Air JT 610

Pemimpin dunia mulai dari PM Malaysia hingga Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawa atas tragedi jatuhnya Lion Air JT 610.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 30 Okt 2018 14:03 WIB

Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin pagi (29/10) mengundang simpati banyak pihak termasuk para pemimpin dunia. 

Pesawat Boeing seri 737 Max 8 tersebut berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06:20 WIB dan mengangkut 189 penumpang dan kru. Detailnya, 178 penumpang dewasa, satu anak dan dua bayi, dua kru kokpit, dan enam awak kabin.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad melalui Twitter menyampaikan kesedihannya atas insiden ini.

PM Kanada Justin Trudeau pun merespons insiden jatuhnya Lion Air JT 610 melalui Twitter. 

"Berita buruk datang dari Indonesia pada pagi ini – Kanada mengirim belasungkawanya bagi semua yang memiliki teman, orang tersayang, atau anggota keluarga di penerbangan JT 610," tulis Trudeau.

PM India Narendra Modi juga turut menyampaikan ungkapan dukacita. Diketahui bahwa pilot dari penerbangan Lion Air JT 610 merupakan seorang warga negara India bernama Bhavye Suneja yang telah bekerja di Lion Air sejak 2011.

"Saya turut berdukacita bagi seluruh keluarga dan teman-teman yang kehilangan nyawa pada kecelakaan pesawat di Indonesia. Semoga Yang Mahakuasa memberi mereka kekuatan dan keberanian di waktu-waktu yang penuh kesedihan ini," jelasnya melalui akun Twitter resmi kantor Perdana Menteri India.

Sponsored

Presiden Uni Emirat Arab Khalifa bin Zayed Al Nahyan tidak ketinggalan mengirim ucapan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo terkait nyawa yang hilang dalam kecelakaan pesawat tersebut. 

Dilansir MENAFN, selain Presiden Khalifa, Wakil Presiden Mohammed bin Rashid Al Maktoum dan Putra Mahkota Abu Dhabi serta Wakil Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA Jenderal Sheikh Mohammad bin Zayed Al Nahyan juga mengirimkan pesan serupa ke Presiden Jokowi.

Dari Iran, Presiden Hassan Rouhani mengekspresikan belasungkawanya. Seperti yang dilansir dari Press TV pada Selasa (30/10), Presiden Rouhani mengungkapkan kesedihannya atas insiden tragis yang menimpa Lion Air JT 610.

Dalam peresmian bandara baru Istanbul, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengambil waktu untuk mengungkapkan kesedihannya atas kecelakan nahas yang sama.

"Saya berdoa agar belas kasihan Allah ada bagi mereka yang kehilangan nyawanya dalam pesawat," tuturnya.

Ketua Parlemen Turki Binali Yildirim ikut serta memberi ucapan belasungkawa yang disampaikan untuk rekannya, Ketua DPR RI Bambang Seosatyo dan masyarakat Indonesia.

"Mengatasnamakan diri saya sendiri dan para anggota Majelis Agung Nasional Turki, saya berdoa agar belas kasihan Allah turun bagi para korban dan belasungkawa saya ucapkan bagi seluruh warga Indonesia," ucap Binali.

Menambah deretan pemimpin dunia yang berduka, Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan telah mengirim telegram yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dan mengekspresikan dukacitanya terkait peristiwa ini.

"Rusia turut berduka dengan mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat akibat kecelakaan ini dan menginginkan keberanian bagi mereka agar tetap tegar melalui masa-masa sulit ini," jelas Putin di telegramnya.

Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, turut berkabung terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Dalam pernyataannya, Boeing mengatakan siap untuk menyediakan bantuan teknis bagi investigasi kecelakaan tersebut.

"Kami menyampaikan keprihatinan kami pada mereka yang berada di pesawat, dan bersimpati bagi keluarga dan orang-orang tersayang mereka," tutur Boeing melalui akun Twitter mereka.

Pemerintah Afrika Selatan seperti dilansir dari Africa News mendoakan agar pemerintah dan masyarakat Indonesia, terutama yang terdampak, diberi kekuatan dalam waktu-waktu sulit ini.

Musibah yang menimpa Lion Air JT 610 ini pun mengundang simpati dari pemimpin Katolik dunia Paus Fransiskus. Lewat telegram yang tertuju untuk Nunsiatur Apostolik bagi Indonesia Uskup Agung Piero Pioppo. Paus Fransiskus menyampaikan, dia berdoa bagi semua yang telah meninggal dunia dan berdukacita kepada keluarga yang kehilangan anggotanya.

"Setelah mengetahui kabar mengenai pesawat jatuh di Jakarta, dengan penuh kesedihan Paus Fransiskus menyampaikan belasungkawanya bagi semua yang terpengaruh dari tragedi ini," jelas Menteri Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin. (News Strait Times, CNN, Hindustan Times, Africa News, Financial Times, Vatican News, MENAFN, Press TV, AA, dan TASS).