sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Berusia 18 tahun, penembak mati 10 orang di supermarket AS, seperti pembantai muslim di Selandia Baru

Gendron menembaki pembeli pada Sabtu sore. 10 orang tewas dan beberapa terluka.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Minggu, 15 Mei 2022 14:37 WIB
 Berusia 18 tahun, penembak mati 10 orang di supermarket AS, seperti pembantai muslim di Selandia Baru

Penembakan massal di Buffalo pada Sabtu sore menandai tonggak lain yang menghebohkan dalam pertemuan ekstremisme supremasi kulit putih dan undang-undang senjata Amerika yang sangat longgar.

Aturan penggunaan senjata yang longgar, jelas berkontribusi terhadap penembakan itu karena membuat seorang remaja yang dipenuhi dengan kebencian rasial dan anti-semitisme yang dalam, dengan senjata serbu, menembaki pembeli pada Sabtu sore. 10 orang tewas dan beberapa terluka.

Dia mengenakan perlengkapan militer, termasuk rompi anti peluru dan helm tempur.

Pelaku segera ditangkap. Ia bernama Payton Gendron baru berusia 18 tahun. Diketahui bahwa dia telah menerbitkan online manifesto 180 halaman yang berisi teori konspirasi sayap kanan, menggemakan bahasa yang sama dengan ekstremis Selandia Baru 2019 yang membantai muslim di Christchurch.

Dia telah muncul di pengadilan, didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama.

Gendron - seperti Brenton Tarrant, penembak Selandia Baru - memutuskan untuk menyiarkan langsung kekejamannya. Dia menggunakan platform video steaming, Twitch.

Ini jelas dirancang untuk menjadi serangan yang bergema melalui lingkaran supremasi kulit putih.

Eksekutif Twitch bersikeras bahwa mereka menghapus video itu dalam waktu dua menit setelah serangan dimulai.

Sponsored

Korban tewas mencapai 10, dengan beberapa pembeli lainnya terluka parah.

Sebelas dari mereka yang tewas atau terluka adalah orang Afrika-Amerika. Supermarket itu berada di lingkungan Buffalo yang didominasi kulit hitam.

FBI sudah menyelidikinya sebagai kejahatan kebencian.

Apa yang terjadi pada Sabtu sore telah memicu badai politik yang sengit tentang apakah media sayap kanan memberikan tempat pada tindakan seperti itu dengan pembenaran pada argumen supremasi kulit putih.(RTV)

Berita Lainnya