sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hujan lebat dan longsor di Brasil tewaskan 34 orang

Sementara itu, peringatan merah telah dikeluarkan oleh Institut Meteorologi Nasional untuk hari Minggu juga di Pernambuco.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Minggu, 29 Mei 2022 15:02 WIB
Hujan lebat dan longsor di Brasil tewaskan 34 orang

Hujan lebat di negara bagian Pernambuco di timur laut Brasil membawa bencana yang dahsyat. Otoritas di Brasil melaporkan sedikitnya 34 orang tewas, akibat peristiwa ini. Sebanyak 28 kematian terjadi pada hari sebelumnya.

"Dari Rabu lalu hingga tengah hari Sabtu ini, 34 kematian tercatat di negara bagian itu," kata Pertahanan Sipil dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, peringatan merah telah dikeluarkan oleh Institut Meteorologi Nasional untuk hari Minggu juga di Pernambuco.

Menurut laporan televisi Globo, di antara 34 kematian itu tercatat bahwa 19 orang tewas akibat tanah longsor di distrik Ibura di selatan kota pelabuhan Recife. Kemudian tiga orang tewas di Camaragibe dekat Recife karena tanah longsor lainnya. Dua meninggal di Recife sendiri, dan satu lagi di Jaboatao dos Guararapes.

Selanjutnya, laporan pers lokal mengatakan tiga orang tewas akibat tanah longsor di Olinda, dan orang keempat meninggal setelah jatuh ke kanal, juga di Olinda.

Wilayah tersebut baru-baru ini mengalami hujan lebat, dengan lebih dari 200 mililiter hujan turun dalam 24 jam di wilayah Recife yang lebih besar, menurut pejabat negara.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyatakan kesedihan, dan mengatakan bahwa pasukan dikerahkan untuk memberikan bantuan. Dia juga mengumumkan bantuan 1 miliar real Brasil (US$211 miliar).

Video yang beredar di media sosial menunjukkan jalan yang tergenang air, serta rumah yang ambruk dan tanah longsor.

Sponsored

Ahli meteorologi Estael Sias mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa hujan lebat yang melanda Pernambuco dan, pada tingkat lebih rendah, empat negara bagian timur laut lainnya, adalah produk dari fenomena musiman khas yang disebut "gelombang timur."

Ini adalah area "gangguan atmosfer" yang bergerak dari benua Afrika ke wilayah pesisir timur laut Brasil. "Di wilayah lain di Atlantik, ketidakstabilan ini membentuk badai, tetapi di timur laut Brasil memiliki potensi banyak hujan dan bahkan badai petir," tambahnya.

Recife menerima 236 milimeter hujan antara Jumat malam dan Sabtu pagi, kata kantor walikota. Itu setara dengan lebih dari 70% dari perkiraan curah hujan untuk seluruh bulan Mei di kota itu. Para ahli menyebut perubahan iklim dan La Nina bertanggung jawab atas hujan lebat di Brasil ini.

Berita Lainnya
×
tekid