sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Israel marah karena Menlu Rusia ungkap Hitler juga keturunan Yahudi

Selama beberapa dekade ada klaim bahwa kakek dari pihak ayah Hitler yang tidak diketahui identitasnya adalah orang Yahudi.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Senin, 02 Mei 2022 17:06 WIB
Israel marah karena Menlu Rusia ungkap Hitler juga keturunan Yahudi

Menteri Luar Negeri Israel mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia yang mengatakan bahwa pemimpin Nazi Adolf Hitler juga "berdarah Yahudi".

Menlu Rusia Sergei Lavrov membuat komentar untuk mencoba membenarkan penggambaran Rusia atas Ukraina sebagai "Nazi" meskipun faktanya presidennya adalah orang Yahudi.

Nazi Jerman disebut-sebut membunuh enam juta orang Yahudi dalam Holocaust dalam Perang Dunia Kedua.

Karena pernyataan Lavrov ini, Kementerian luar negeri Israel memanggil duta besar Rusia untuk "klarifikasi" dan menuntut permintaan maaf.

Lavrov membuat pernyataan dalam sebuah wawancara dengan saluran berita Italia Zona Bianca pada hari Minggu, beberapa hari setelah Israel menandai Hari Peringatan Holocaust, salah satu acara paling khidmat dalam kalender Israel.

Ketika ditanya bagaimana Rusia dapat mengklaim bahwa mereka sedang berjuang untuk "menghapus Nazi" Ukraina ketika Presiden Volodymyr Zelensky sendiri adalah seorang Yahudi, Lavrov berkata: "Jadi kenapa jika Zelensky adalah seorang Yahudi."

"Faktanya tidak meniadakan unsur-unsur Nazi di Ukraina. Saya percaya bahwa Hitler juga memiliki darah Yahudi," menambahkan bahwa "beberapa anti-Semit terburuk adalah orang Yahudi."

Menteri luar negeri Israel bereaksi keras terhadap pernyataan Lavrov, menuduhnya anti-Semitisme. Lavrov juga dikutuk oleh kepala tugu peringatan Holocaust Yad Vashem Israel, Dani Dayan.

Sponsored

"Sebagian besar pernyataannya tidak masuk akal, delusi, berbahaya dan pantas mendapat kecaman," cuitnya. "Lavrov berurusan dengan pembalikan Holocaust: mengubah para korban menjadi penjahat, berdasarkan promosi klaim yang sama sekali tidak berdasar bahwa Hitler adalah keturunan Yahudi."

Selama beberapa dekade ada klaim bahwa kakek dari pihak ayah Hitler yang tidak diketahui identitasnya adalah orang Yahudi. Itu adalah hasil temuan pengacara Hitler, Hans Frank. Dalam memoarnya, yang diterbitkan pada tahun 1953, Frank mengatakan bahwa dia telah diperintahkan oleh Hitler untuk menyelidiki desas-desus bahwa Hitler memiliki keturunan Yahudi. Frank mengatakan dia menemukan bukti bahwa kakek Hitler memang seorang Yahudi.

Israel dan kelompok Yahudi tidak suka dengan pengungkapan identitas Hitler versi Hans Frank ini bahwa pemimpin Nazi itu ternyata punya darah Yahudi. Israel menganggap klaim itu tidak berdasar.

Persoalan ini membuat bagaimana peran Israel dalam mediasi Rusia-Ukraina kedepan menjadi tanda-tanya. Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa salah satu tujuannya dalam perang melawan Ukraina adalah apa yang disebutnya "de-Nazifikasi" negara itu. Sementara, Israel, yang memiliki hubungan dekat dengan Ukraina dan Rusia, selama ini berada di garis depan dalam upaya mediasi internasional untuk mencoba menghentikan pertempuran.

Berita Lainnya