sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KBRI Yangon jadi sasaran demo, Kemlu: WNI di Myanmar aman

Indonesia dituding terlibat politik di Myanmar

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 23 Feb 2021 18:10 WIB
KBRI Yangon jadi sasaran demo, Kemlu: WNI di Myanmar aman
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

KBRI Yangon di Myanmar menjadi sasaran unjuk rasa oleh para pedemo pada Selasa (23/2). Hal ini terjadi setelah beredarnya pemberitaan yang menyatakan bahwa Indonesia terlibat poitik dengan mendukung pemilu baru di Myanmar.

Dalam pengarahan media secara virtual pada Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah menuturkan bahwa KBRI Yangon dalam kondisi aman.

"Hari ini juga terjadi demonstrasi di depan gedung KBRI kita di Myanmar. Namun, unjuk rasa dan penyampaian pendapat memang telah berlangsung dari hari ke hari di Myanmar, termasuk yang terjadi di depan gedung KBRI kita," ujarnya.

Lebih lanjut, Faizasyah menyatakan bahwa masyarakat Indonesia di Myanmar dalam kondisi aman dan masih dalam perlindungan KBRI Yangon.

Faizasyah menjelaskan, unjuk rasa yang berlangsung di depan KBRI Yangon terjadi akibat kesalahpahaman yang dipicu oleh sebuah pemberitaan yang diterbitkan Reuters.

Pemberitaan tersebut seakan-akan menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia sedang mencari dukungan negara-negara anggota ASEAN lainnya untuk mendorong dilakukannya pemilu baru di Myanmar.

Dalam kesempatan yang sama, Faizasyah membantah isi laporan itu. Dia menyebutkan bahwa Menlu RI Retno Marsudi tengah melakukan kunjungan ke sejumlah negara ASEAN dalam rangka berkomunikasi dan berkonsultasi dengan para mitranya.

"Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan dan menyamakan pandangan terkait perkembangan politik di Myanmar," sebutnya.

Sponsored

Menlu Retno sejauh ini telah melakukan kunjungan ke Brunei Darussalam dan Singapura. Faizasyah mengatakan, Menlu akan melanjutkan kunjungannya ke negara ASEAN lainnya dalam beberapa hari mendatang.

Berita Lainnya