sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Klaster Covid-19 terdeteksi, Tiongkok akan uji 9 juta penduduk

Pengujian massal telah dilakukan di Qingdao Chest Hospital, dengan 114.862 orang, staf dan pasien, dinyatakan negatif.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 12 Okt 2020 18:39 WIB
Klaster Covid-19 terdeteksi, Tiongkok akan uji 9 juta penduduk
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 377.541
Dirawat 63.576
Meninggal 12.959
Sembuh 301.006

Kota Qingdao di Tiongkok berencana untuk menguji sekitar sembilan juta penduduknya dalam lima hari mendatang. Hal ini akan dilakukan setelah 12 kasus infeksi lokal Covid-19 memicu kekhawatiran akan ada penyebaran lebih luas.

Sebagian besar Tiongkok telah dinyatakan bebas dari Covid-19 sejak pertengahan Agustus 2020, dengan semua kasus yang dilaporkan oleh negara itu diidentifikasi sebagai kasus impor.

Namun, per 11 Oktober 2020, Qingdao telah melaporkan 12 kasus infeksi yang ditularkan secara lokal. Menurut pejabat kesehatan setempat pada Senin (12/10), semua infeksi tersebut terkait dengan rumah sakit yang merawat kasus impor.

Pengujian massal telah dilakukan di Qingdao Chest Hospital, dengan 114.862 orang, staf dan pasien dinyatakan negatif pada Senin.

Lebih lanjut, pengujian kini akan diluncurkan ke seluruh kota untuk populasi sembilan juta. Metode pengujian massal sebelumnya juga digunakan di Beijing dan sejumlah kota-kota lain demi mencegah penyebaran klaster infeksi.

Tanggapan tersebut telah berhasil menjaga tingkat infeksi keseluruhan Tiongkok tetap rendah sejak pandemik ditekan pada Maret.

Klaster di Qingdao, sebuah kota di pantai timur yang menjadi rumah bagi banyak pantai dan populer di kalangan wisatawan, memicu kekhawatiran akan potensi lonjakan kasus yang terkait dengan masa liburan.

Pihak berwenang di kota tersebut mengatakan sumber spesifik infeksi massal itu masih diselidiki. Sejauh ini, Tiongkok mencatat 85.578 kasus positif Covid-19, termasuk 4.634 fatalitas dan 80.714 pasien yang sudah sembuh. (CNN).

Sponsored
Berita Lainnya