close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Presiden Jokowi (kiri) saat menghadiri pertemuan pemimpin APEC sesi 1 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand pada Jumat (18/11/2022) waktu setempat. YouTube/Sekretariat Presiden
icon caption
Presiden Jokowi (kiri) saat menghadiri pertemuan pemimpin APEC sesi 1 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand pada Jumat (18/11/2022) waktu setempat. YouTube/Sekretariat Presiden
Dunia
Jumat, 18 November 2022 13:53

Hadiri KTT APEC, Jokowi dorong penguatan kerja sama cegah krisis pangan

Jokowi mendorong perwujudan APEC Food Security Roadmap Towards 2030 guna memastikan ketahanan pangan.
swipe

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pemimpin ekonomi APEC memperkuat kerja sama konkret dalam menghadapi krisis global, mulai dari krisis pangan, krisis energi, perubahan iklim, hingga ancaman resesi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menyampaikan intervensinya pada pertemuan pemimpin APEC sesi 1 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand, pada Jumat (18/11) waktu setempat.

"Dalam jangka pendek, kolaborasi mutlak diperlukan untuk atasi inflasi dan pastikan ketahanan pangan," kata Jokowi dalam keterangan di laman resmi Presiden RI.

Disampaikan Jokowi, Indonesia mendorong perwujudan APEC Food Security Roadmap Towards 2030 guna memastikan ketahanan pangan. Hal ini diwujudkan melalui teknologi yang inovatif dan digitalisasi, peningkatan produktivitas dan efisiensi sistem pangan, serta kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Ketersediaan pupuk dan pakan ternak juga perlu diperhatikan untuk cegah krisis pangan menyerang lebih dari 3 miliar masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi menilai ekonomi dan transformasi digital penting untuk mendukung pemulihan ekonomi yang inklusif. Oleh karenanya, penguatan kemitraan ekonomi digital dan ekonomi hijau harus didorong guna capaian jangka panjang.

"Sejak pandemi, manfaat ekonominya semakin dirasakan, mulai dari telemedisin, jasa antar makanan, pembayaran digital, hingga keterlibatan UMKM di marketplace. Kita harus bangun ekosistem ekonomi digital yang ramah bagi UMKM dan startup, khususnya melalui penguatan keterampilan dan literasi digital," tutur Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga mendorong ekonomi hijau untuk pemulihan ekonomi kawasan. Menurutnya, ekonomi hijau merupakan masa depan ekonomi kawasan, di mana sudah lebih dari US$ 90 miliar dikucurkan untuk membangun berbagai proyek hijau di APEC.

Ditegaskan Jokowi, penguatan kolaborasi antaranggota APEC merupakan kunci untuk mencapai seluruh target tersebut.

"Untuk itu, saya menyambut baik inisiatif Thailand The Bangkok Goals for the Bio-Circular-Green Economy. Inisiatif ini akan membuka akses terhadap pembiayaan, teknologi, inovasi, dan penguatan kapasitas," ungkap Jokowi.

Selain menghadiri pertemuan dalam rangkaian KTT APEC, pada lawatannya ke Bangkok, Jokowi juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara. Di antaranya, Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern; Chief Executive Hong Kong, John Lee; serta Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Usai merampungkan seluruh agenda kunjungan kerja di Bangkok, Jokowi beserta rombongan akan kembali ke Tanah Air dan dijadwalkan tiba pada malam hari. 

img
Gempita Surya
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan