sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Michael Bloomberg akan ramaikan bursa kandidat capres AS?

Ada 17 kandidat dari Demokrat yang saat ini berlomba untuk mengambil alih kursi Trump.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 08 Nov 2019 14:06 WIB
Michael Bloomberg akan ramaikan bursa kandidat capres AS?

Miliarder Michael Bloomberg (77) tengah mempertimbangkan memasuki bursa pencalonan Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat. Mantan Wali Kota New York itu khawatir bahwa kandidat calon yang ada saat ini tidak cukup baik untuk mengalahkan Donald Trump pada Pilpres 2020.

Ada 17 kandidat dari Demokrat yang saat ini berlomba untuk mengambil alih kursi Trump.

Mantan Wakil Presiden Joe Biden, senator asal Massachusetts Elizabeth Warren dan Senator asal Vermont Bernie Sanders merupakan kandidat terdepan Demokrat.

Sejumlah jajak pendapat baru-baru ini menyatakan bahwa Warren dan Sanders kemungkinan akan kalah melawan Trump jika mereka memenangkan nominasi partai.

"Kita sekarang harus menyelesaikan pekerjaan dan memastikan bahwa Trump dikalahkan. Tapi Mike semakin khawatir bahwa para calon yang ada saat ini tidak dalam posisi yang baik untuk melakukan itu," demikian disampaikan juru bicara Bloomberg.

Siapakah Michael Bloomberg?

Bloomberg adalah seorang bankir Wall Street yang kemudian mendirikan perusahaan media massa multinasional yang menyandang namanya. Sebagai dermawan, dia telah menyumbangkan jutaan dolar untuk tujuan pendidikan, medis dan lainnya.

Awalnya seorang Demokrat, Bloomberg menjadi Republikan saat memutuskan menjadi Wali Kota New York City pada 2001. Dia melayani tiga periode hingga 2012.

Sponsored

Tahun lalu, Bloomberg memutuskan bergabung kembali dengan Partai Demokrat.

Dianggap sebagai Demokrat moderat, dia telah menyoroti perubahan iklim sebagai masalah utama.

Bloomberg adalah pendukung keuangan besar kelompok advokasi kontrol senjata Everytown for Gun Safety.

Kelompok itu, dan Bloomberg, dipandang memainkan peran utama dalam kemenangan besar bagi Demokrat di pemilihan negara bagian Virginia pada awal pekan ini.

Sumber : BBC