sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PM Jepang ingin perbaiki hubungan dengan Korsel

Hubungan keduanya memburuk secara tajam dalam setahun terakhir.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 25 Sep 2020 15:22 WIB
PM Jepang ingin perbaiki hubungan dengan Korsel
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Perdana Menteri baru Jepang, Yoshihide Suga, berbicara untuk pertama kalinya dengan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in, pada Kamis (24/9).

Suga mengajak kedua negara memperbaiki hubungan mereka dan bekerja sama untuk melawan segala ancaman dari Korea Utara.

Hubungan keduanya memburuk secara tajam selama setahun terahir karena isu sejarah masa perang dan perdagangan. Secara khusus, dipicu pekerja Korsel yang dipaksa bekerja di perusahaan Jepang selama masa pemerintahan kolonial pada 1910-1945.

"Saya mengatakan kepada Presiden Moon, bahwa kami tidak dapat membiarkan kondisi hubungan kami seperti sekarang," kata Suga.

Dirinya menuturkan, kerja sama Jepang dan Korsel serta bersama Amerika Serikat (AS) adalah faktor yang sangat penting untuk menangani Korea Utara dan masalah-masalah lainnya.

PM Suga mengatakan, Korsel yang meminta untuk melakukan panggilan telepon pada Kamis.

Juru bicara Kepresidenan Korsel, Kang Min-seok, menyebut, Presiden Moon memberi selamat kepada Suga atas pengangkatannya. Juga mengatakan, kedua negara perlu menemukan solusi terbaik untuk masalah kerja paksa saat masa perang.

Moon pun menyebut, Korsel dan Jepang merupakan sahabat terdekat yang berbagi nilai-nilai dasar dan kepentingan strategis serta mitra yang harus bekerja sama untuk perdamaian dan kemakmuran dunia dan kawasan.

Sponsored

Kedua pemimpin merespons baik pembicaraan mengenai prosedur masuk khusus untuk perjalanan penting antara kedua negara dan diharapkan meningkatkan hubungan bilateral.

Hubungan antara Seoul dan Tokyo memburuk setelah pada 2018, Mahkamah Agung (MA) Korsel memerintahkan pembuat baja Jepang untuk membayar kompensasi atas kerja paksa. Langkah itu mendorong Tokyo memberlakukan pembatasan ekspor beberapa bahan utama berteknologi tinggi.

Dalam sebuah surat kepada Suga pekan lalu, Moon mengatakan, bersedia duduk kapan saja untuk meningkatkan hubungan. (Channel News Asia)

Berita Lainnya