sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Uji klinis di Brasil: Efikasi Sinovac 78%

Efikasi 78% untuk vaksin CoronaVac sudah di atas standar penggunaan darurat vaksin yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

Firda Junita
Firda Junita Jumat, 08 Jan 2021 14:34 WIB
Uji klinis di Brasil: Efikasi Sinovac 78%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.024.298
Dirawat 149.388
Meninggal 28.855
Sembuh 831.330

Brasil mengumumkan vaksin Corona buatan Sinovac Biotech 78% efektif mencegah virus Covid-19, berdasarkan uji tahap akhir pada Kamis (7/1).

Melansir dari Reuters, hasil uji klinis di Brasil itu muncul setelah para peneliti Turki mengatakan pada Desember lalu, vaksin Sinovac menunjukkan kemanjuran 90% mengacu data sementara.

Direktur Pusat Biomedis Butantan, Dimas Covas mengatakan, hasil yang lebih detail telah dikirim ke otoritas kesehatan di Brasil, Avinsa, untuk permohonan izin penggunaan darurat vaksin tersebut.

Butantan adalah pusat biomedis Brasil yang menjadi mitra riset dan produksi Sinovac di negara itu.
Meskipun efektifitas CoronaVac tidak mencapai tingkat kemanjuran vaksin Moderna atau Pfizer yang mencapai 95%, CoronaVac lebih mudah didistribusikan karena dapat disimpan pada suhu lemari es normal.

Selain itu, efikasi 78% untuk vaksin CoronaVac sudah di atas standar penggunaan darurat vaksin yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

Dimas Covas juga menyebutkan, data akan dirilis dalam jurnal ilmiah namun belum tahu kapan pastinya. Hanya setelah mendapat tekanan pertanyaan dari wartawan setempat, dia menambahkan bahwa ada 218 kasus Covid-19 yang masih muncul di antara 13.000 peserta uji klinis.

“Labih dari 160 di antara kasus positif yang muncul itu berasal dari mereka para penerima plasebo, dan sisanya yang penerima vaksin,” ujarnya.

Tidak seperti uji klinis vaksin lainnya, uji coba CoronaVac di Brasil juga mengikutsertakan para lansia. Dimas Covas berkata, kasus infeksi Covid-19 yang parah berhasil dihindari termasuk di antara para lansia itu.

Sponsored

“Tidak ada para lansia yang menerima suntikan vaksin yang sakit hingga perlu dirawat di rumah sakit,” katanya.

Brasil dan Indonesia merupakan negara yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak di Amerika Latin dan Asia Tenggara. Bulan ini, kedua negara tersebut sedang bersiap untuk menggunakan vaksin buatan Sinovac yang bernama CoronaVac. Turki, Chili, SIngapura, Ukraina, dan Thailand juga sudah membuat kesepakatan pasokan dengan Sinovac.

 

Sumber : Reuters

Berita Lainnya