close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Pixabay
icon caption
Ilustrasi. Pixabay
Dunia
Rabu, 08 September 2021 21:53

Venezuela terima vaksin Covid-19 pertama via COVAX

Venezuela bergantung pada vaksin Sputnik V dan Sinopharm untuk mengimunisasi warganya karena terdampak sanksi AS.
swipe

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) melaporkan, Venezuela menerima gelombang pertama vaksin Covid-19 melalui mekanisme COVAX, yang ditujukan bagi negara-negara yang kurang mampu, setelah berbulan-bulan penundaan yang dikaitkan dengan sanksi Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, AS telah menerima 693.000 dosis vaksin Sinovac tahap pertama dari total 11 juta dosis yang akan diterima melalui COVAX, serta diawasi aliansi GAVI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Perwakilan PAHO, kantor regional WHO untuk Amerika, dan pemerintah Venezuela hadir di Bandara Internasional Maiquetia untuk menerima vaksin tersebut pada Selasa (7/9) pagi waktu setempat.

Venezuela hingga kini bergantung pada vaksin Sputnik V, yang diproduksi Rusia, dan Sinopharm asal China untuk menginokulasi populasinya terhadap COVID-19.

Namun demikian, penduduk Venezuela yang telah disuntik dosis pertama Sputnik V terlambat mendapatkan vaksin keduanya.

Sementara itu, sejumlah tambahan dosis Sputnik V juga tiba pekan ini. Namun, pihak berwenang tidak memerinci berapa banyak yang tiba.

Berdasarkan perkiraan PAHO, sekitar 3,3 juta orang atau sekitar 10% dari populasi Venezuela telah divaksina. Pihak berwenang Venezuela sendiri belum memberikan angka pasti tentang berapa banyak penduduk yang telah diimunisasi.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengatakan, vaksin diharapkan tiba minggu ini. Pangkalnya, pihaknya selama berbulan-bulan tidak mampu membayar vaksin lantaran disanksi AS. (Reuters)

img
Elmo Julianto
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan