sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

15 makanan untuk menjaga kesehatan arteri

Arteri memastikan terangkutnya darah dan oksigen ke tubuh dan otak. Penyempitan dan pengerasan arteri bisa memicu penyakit jantung.

Purnama Ayu Rizky
Purnama Ayu Rizky Kamis, 24 Mei 2018 17:10 WIB
15 makanan untuk menjaga kesehatan arteri

Eks jurnalis investigasi yang belakangan menekuni dunia kritik makanan Bondan Winarno belum lama meninggal dunia di Jakarta. Lewat cuitannya di Twitter sebelumnya, ia sempat mengaku mengidap penyakit Aortic Aneurysm, sebuah gangguan penonjolan aorta. Salah satu faktor risiko terbesar yang melahirkan penyakit ini adalah pengerasan arteri atau ateroskrerosis.

Dalam kondisi normal, arteri berfungsi memastikan darah dan oksigen bisa diangkut ke seluruh bagian tubuh, termasuk otak manusia. Arteri bisa mengeras, lantaran kolesterol jahat menyesakinya, diikuti dengan pembentukan plak yang mengganggu kerja komponen utama dari sistem peredaran darah ini. Puncaknya, aliran darah ke organ penting yang diberi makan arteri tertentu jadi terganggu.

Aterosklerosis pada arteri koroner bahkan bisa sangat berbahaya, dan menjadi dalang penyakit jantung koroner. Selain itu penebalan arteri juga menyebabkan tubuh krisis darah dan oksigen. Penyakit yang kesannya sepele ini menjadi momok bagi sebagian warga urban di Amerika Serikat. Tak kurang 42 juta orang di Negeri Paman Sam, menurut American Heart Association, mengalami kematian hingga 25% saban tahun.

Namun jangan khawatir, penyakit ini tentu bisa dicegah, dengan memperbaiki gaya hidup dan kebiasaan diet. Di Amerika, gaya hidup makanan cepat saji, merokok, dengan frekuensi stress tinggi memicu penyempitan arteri publik. Lebih lanjut, penyempitan itu mendorong munculnya penyakit lain, yakni tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

Selain menghindari rokok, cara terbaik menghindari penyakit ini adalah dengan tidak mengonsumsi makanan olahan, makanan cepat saji, kelebihan gula, dan karbohidrat yang tidak sehat.

Untuk mendukung kesehatan arteri, berikut 15 makanan terbaik untuk arteri Anda.

1. Jeruk

Jeruk adalah item yang sempurna untuk memulai daftar makanan untuk penyumbatan arteri. Pasalnya, tingginya kadar pektin sebagai serat larut, akan menyerap atau menyedot kolesterol jahat dalam makanan dan menghalangi penyerapannya oleh tubuh. Jeruk kaya akan potasium yang mengimbangi asupan natrium dan menjaga tekanan darah. Penelitian juga menemukan, jeruk dapat menetralisir protein yang menyebabkan jaringan parut dan gagal jantung kongestif.

Sponsored

2. Kale

Sementara semua sayuran hijau baik untuk arteri Anda, kale sangat baik kaya akan antioksidan, serat dan asam lemak omega. Kale harus menjadi fitur permanen dalam diet untuk mencegah penyumbatan atau pengerasan arteri.

3. Bayam Air

Bayam air mengandung antioksidan serta vitamin A dan C. Ia juga kaya akan beta-karoten. Bersama-sama bahan-bahan ini, bayam mampu mencegah kolesterol dari pengoksidasian dalam tubuh. Terlebih, bayam menjadi makanan yang cukup terjangkau dan mudah ditemui.

4. Jus buah delima

Ilustrasi jus delima./ incrediblenat.com

Jus buah delima segar dan tanpa gula sangat bagus untuk penyumbatan arteri. Ini kaya asam punic dan antioksidan yang mencegah penumpukan plak dan atherosclerosis. Penelitian yang dilakukan di American Journal of Cardiology membuktikan, minum 240 ml jus buah delima selama 18 bulan setiap hari mengurangi risiko penyakit arteri karotid.

5. Biji wijen

Sebuah studi panjang tiga bulan pada 2006 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal food membuktikan, biji wijen baik untuk aterosklerosis. Biji wijen mengandung asam lemak yang mencegah kolesterol jahat, trigliserida dan kolesterol darah.

6. Bawang putih

Bawang putih adalah salah satu makanan terbaik untuk mengurangi plak arteri dan tekanan darah. Penelitian telah menemukan, bawang putih mengandung enzim yang disebut angiotensin yang menyempitkan pembuluh darah. Sebuah penelitian juga menemukan, mereka yang menderita masalah plak melihat pengurangan 50% penumpukan plak saat mengambil ekstrak bawang putih setiap hari dalam bentuk pil.

7. Anggur Merah (Red Wine)

Tahukah Anda, anggur merah bisa baik untuk kesehatan? Anggur merah meningkatkan kadar HDL dalam tubuh. Itu juga mengurangi pembekuan dan mempertahankan kelenturan pembuluh darah. Studi juga menemukan, anggur merah sama efektifnya dengan aspirin dan dapat mengurangi risiko serangan jantung. Asal ingat ya, jangan berlebihan.

8. Dark Chocolate

Ini cara lain yang bagus untuk menjaga arteri Anda tetap aman. Dark Chocolate memiliki kadar kakao yang tinggi dan mengandung senyawa kaya yang disebut flavonol yang meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah, tekanan darah rendah, dan mencegah risiko penyakit jantung.

9. Lemon

Lemon atau bahkan jus lemon sangat baik untuk kesehatan jantung. Lemon sangat baik untuk arteri dan kesehatan jantung dengan mengurangi kadar kolesterol dan mencegah kerusakan oksidatif pada arteri. Lemon juga kaya vitamin C yang mencegah peradangan, mengurangi kolesterol, meningkatkan HDL atau kolesterol baik, dan memperkuat arteri.

10. Kunyit

Sebuah studi pada 2001 yang diterbitkan dalam Journal of Molecular Nutrition and Food research menyebutkan, kunyit lebih efektif dalam mengurangi kolesterol dan mencegah atherosclerosis daripada obat Lovastatin. Kunyit kaya akan jinten polifenol yang terkenal karena sifat kardiovaskularnya. Cumin dapat mencegah penyumbatan arteri karotis dan kerusakan.

11. Sarden

Banyak orang tidak suka ikan sarden, namun makanan ini justru kaya akan asam lemak omega3 yang menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Sarden juga meningkatkan kolesterol baik dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

12. Lentil

Ilustrasi lentil./ incrediblenat.com

Penelitian internasional menemukan, mereka yang mengonsumsi lentil atau kacang-kacangan yang baik, memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Lentil mengurangi tekanan darah tinggi dan kaya magnesium, kalium dan protein yang semuanya mengurangi plak di arteri.

13. Almond

Kacang almond mengandung sterol tumbuhan dalam jumlah besar yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat dan mencegah penyerapannya. Sebuah studi Universitas Toronto menemukan, mereka yang mengonsumsi almond mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 28%.

14. Semangka

Semangka kaya akan asam amino L-Citrulline yang membersihkan arteri, menurunkan tekanan darah, dan melawan peradangan. Semangka juga meningkatkan produksi hormon oksida nitrat untuk kesehatan arteri dan pengurangan tekanan darah.

15. Blueberry

Blueberry segar adalah salah satu makanan kesehatan super alami yang harus menjadi bagian dari diet Anda setiap hari. Blueberry memerangi penuaan, menjadi sumber energi yang kaya tanpa takut disimpan sebagai kalori atau lemak, serta kaya antioksidan dan nutrisi. Blueberry mengurangi kolesterol dan penumpukan plak di dinding arteri. Mereka juga menghilangkan radikal bebas yang menyebabkan kanker dan penyakit jantung.