close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi mobil listrik./Foto  AKrebs60/Pixabay.com
icon caption
Ilustrasi mobil listrik./Foto AKrebs60/Pixabay.com
Sosial dan Gaya Hidup
Kamis, 11 Juni 2026 08:51

Agar baterai mobil listrik lebih awet, ini dia 5 cara menjaganya

Jaga baterai mobil listrik tetap awet dengan pengisian daya yang tepat, penggunaan fast charging bijak, dan gaya berkendara efisien.
swipe

Baterai merupakan komponen terpenting sekaligus paling mahal pada mobil listrik atau electric vehicle (EV). Karena itu, menjaga kesehatan baterai menjadi salah satu faktor utama untuk mempertahankan performa kendaraan dan memperpanjang usia pakainya.

Selain memengaruhi jarak tempuh, kondisi baterai juga berpengaruh terhadap efisiensi pengisian daya hingga biaya perawatan kendaraan dalam jangka panjang. Kabar baiknya, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan pemilik mobil listrik untuk menjaga performa baterai tetap optimal.

Berikut lima cara merawat baterai mobil listrik agar lebih awet dilansir dari Greencars, Rabu (10/6).

1. Gunakan fast charging secukupnya

Pengisian daya cepat atau fast charging memang sangat membantu, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh. Namun, penggunaan fast charger secara terus-menerus dapat memberikan tekanan lebih besar pada baterai dibandingkan metode pengisian daya biasa.

Karena itu, pemilik kendaraan disarankan menggunakan fast charger saat diperlukan dan memanfaatkan pengisian daya normal untuk penggunaan sehari-hari.

2. Prioritaskan pengisian daya AC

Jika memiliki waktu yang cukup, pengisian daya menggunakan charger AC atau pengisian daya standar lebih disarankan. Metode ini mengalirkan daya secara lebih bertahap sehingga dianggap lebih ramah terhadap kesehatan baterai.

Selain membantu menjaga usia baterai, pengisian daya AC juga umumnya lebih sesuai untuk kebutuhan pengisian kendaraan saat berada di rumah atau lokasi parkir dalam waktu lama.

3. Jaga level baterai tetap ideal

Menjaga level baterai pada rentang yang ideal dapat membantu memperpanjang usia pakainya. Sebaiknya hindari membiarkan baterai berada pada kondisi sangat rendah dalam waktu lama.

Untuk penggunaan harian, pengisian daya hingga sekitar 80-85 persen umumnya sudah cukup. Pengisian hingga 100 persen lebih baik dilakukan saat kendaraan akan digunakan untuk perjalanan jauh.

4. Manfaatkan sistem pengisian pintar

Sejumlah mobil listrik modern telah dilengkapi fitur smart charging yang mampu mengatur kecepatan dan kapasitas pengisian daya secara otomatis sesuai kondisi baterai.

Teknologi ini membantu menjaga kesehatan baterai dengan mengoptimalkan proses pengisian sekaligus mengurangi risiko penurunan performa akibat pola pengisian yang kurang tepat.

5. Terapkan gaya berkendara yang efisien

Selain cara mengisi daya, gaya berkendara juga berpengaruh terhadap kesehatan baterai. Akselerasi yang terlalu agresif, pengereman mendadak, hingga tekanan ban yang tidak sesuai dapat meningkatkan konsumsi energi kendaraan.

Mengemudi dengan lebih halus dan menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan tidak hanya membantu memperpanjang usia baterai, tetapi juga meningkatkan jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian daya.

Pentingnya menjaga kesehatan baterai EV

Perawatan baterai yang tepat dapat membantu menjaga performa mobil listrik dalam jangka panjang. Dengan membiasakan pola pengisian yang benar, menjaga level baterai tetap ideal, dan menerapkan gaya berkendara yang efisien, pemilik kendaraan dapat memaksimalkan umur baterai sekaligus mengurangi biaya perawatan di masa mendatang.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan