Baterai merupakan komponen terpenting sekaligus paling mahal pada mobil listrik atau electric vehicle (EV). Karena itu, menjaga kesehatan baterai menjadi salah satu faktor utama untuk mempertahankan performa kendaraan dan memperpanjang usia pakainya.
Selain memengaruhi jarak tempuh, kondisi baterai juga berpengaruh terhadap efisiensi pengisian daya hingga biaya perawatan kendaraan dalam jangka panjang. Kabar baiknya, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan pemilik mobil listrik untuk menjaga performa baterai tetap optimal.
Berikut lima cara merawat baterai mobil listrik agar lebih awet dilansir dari Greencars, Rabu (10/6).
1. Gunakan fast charging secukupnya
Pengisian daya cepat atau fast charging memang sangat membantu, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh. Namun, penggunaan fast charger secara terus-menerus dapat memberikan tekanan lebih besar pada baterai dibandingkan metode pengisian daya biasa.
Karena itu, pemilik kendaraan disarankan menggunakan fast charger saat diperlukan dan memanfaatkan pengisian daya normal untuk penggunaan sehari-hari.
2. Prioritaskan pengisian daya AC
Jika memiliki waktu yang cukup, pengisian daya menggunakan charger AC atau pengisian daya standar lebih disarankan. Metode ini mengalirkan daya secara lebih bertahap sehingga dianggap lebih ramah terhadap kesehatan baterai.
Selain membantu menjaga usia baterai, pengisian daya AC juga umumnya lebih sesuai untuk kebutuhan pengisian kendaraan saat berada di rumah atau lokasi parkir dalam waktu lama.
3. Jaga level baterai tetap ideal
Menjaga level baterai pada rentang yang ideal dapat membantu memperpanjang usia pakainya. Sebaiknya hindari membiarkan baterai berada pada kondisi sangat rendah dalam waktu lama.
Untuk penggunaan harian, pengisian daya hingga sekitar 80-85 persen umumnya sudah cukup. Pengisian hingga 100 persen lebih baik dilakukan saat kendaraan akan digunakan untuk perjalanan jauh.
4. Manfaatkan sistem pengisian pintar
Sejumlah mobil listrik modern telah dilengkapi fitur smart charging yang mampu mengatur kecepatan dan kapasitas pengisian daya secara otomatis sesuai kondisi baterai.
Teknologi ini membantu menjaga kesehatan baterai dengan mengoptimalkan proses pengisian sekaligus mengurangi risiko penurunan performa akibat pola pengisian yang kurang tepat.
5. Terapkan gaya berkendara yang efisien
Selain cara mengisi daya, gaya berkendara juga berpengaruh terhadap kesehatan baterai. Akselerasi yang terlalu agresif, pengereman mendadak, hingga tekanan ban yang tidak sesuai dapat meningkatkan konsumsi energi kendaraan.
Mengemudi dengan lebih halus dan menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan tidak hanya membantu memperpanjang usia baterai, tetapi juga meningkatkan jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian daya.
Pentingnya menjaga kesehatan baterai EV
Perawatan baterai yang tepat dapat membantu menjaga performa mobil listrik dalam jangka panjang. Dengan membiasakan pola pengisian yang benar, menjaga level baterai tetap ideal, dan menerapkan gaya berkendara yang efisien, pemilik kendaraan dapat memaksimalkan umur baterai sekaligus mengurangi biaya perawatan di masa mendatang.