sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Di Hari Ibu, anak influencer Malaysia meninggal setelah tenggelam di kolam renang hotel

Yang membuat mereka ngeri, mereka menemukan Enzo di dalam air.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Selasa, 21 Mei 2024 11:48 WIB
Di Hari Ibu, anak influencer Malaysia meninggal setelah tenggelam di kolam renang hotel

Di Hari Ibu, influencer Malaysia Jasmine Yong justru mengalami peristiwa duka sebagai seorang ibu. Ia harus kehilangan anaknya yang berusia dua tahun secara tidak terduga.

Kebahagiaan di hari itu berubah menjadi patah hati bagi Jasmine Yong setelah putranya Enzo, jatuh ke kolam renang hotel pada 12 Mei, dan tidak pernah sadar kembali. Setelah berjuang untuk hidupnya di ICU selama lima hari, bocah itu meninggal pada Jumat pekan lalu.

Yong dan suaminya, sesama influencer Lim Kong Wang, melalui Instagram keesokan harinya menyampaikan berita kematian Enzo.

Dia juga memposting foto upacara pemakaman anak laki-laki tersebut, di mana mereka membakar gambar keluarga sebagai bagian dari persembahan. Pasangan itu juga melepaskan balon ke udara dan menyampaikan harapan mereka agar dia bahagia.

"Bayi kami Enzo telah pergi ke surga dan menjadi malaikat kecil yang bahagia. Dia tidak lagi kesakitan atau menderita, dan kami berterima kasih atas doa dan berkah semua orang," tulis mereka dalam bahasa Mandarin.

Menceritakan apa yang terjadi pada hari yang menentukan itu, Yong mengatakan bahwa keluarga beranggotakan tiga orang tersebut sedang melakukan staycation untuk merayakan Hari Ibu, dan check-in di hotel sehari sebelumnya.

Enzo sedang meminum susunya dan meringkuk di tempat tidur di samping orang tuanya ketika dia tertidur. Pasangan itu kemudian tertidur juga.

"Saat saya bangun, dia tidak ada di samping saya," kata Yong.

Sponsored

Dia dan suaminya kemudian memperhatikan bahwa pintu menuju kolam renang dalam ruangan hotel, yang sebelumnya dikunci, terbuka.

Yang membuat mereka ngeri, mereka menemukan Enzo di dalam air.

Yong mengatakan dia segera melakukan resusitasi jantung paru pada bocah itu.

Karena sinyal di kamar hotel lemah, mereka tidak dapat meminta bantuan. Suaminya juga tidak dapat menemukan siapa pun di luar kamar mereka untuk membantu.

Pasangan itu kemudian membawa Enzo ke lobi hotel, di mana mereka meminta seorang karyawan untuk memanggil ambulans dan membantu bantuan darurat.

Enzo diresusitasi setengah jam setelah tiba di rumah sakit, namun tetap tidak sadarkan diri dan dipasangi ventilator.

Empat hari setelah kejadian, Yong memposting di Instagram, mengimbau para pengikutnya untuk berdoa agar Enzo sadar kembali.

Sayangnya, jantungnya berhenti berdetak keesokan sorenya.

“Tidak seorang pun menginginkan kejadian seperti itu terjadi,” tulis Yong, seraya menambahkan bahwa situasinya “tidak rumit”.

Dia mendesak media untuk tidak membesar-besarkan pemberitaan mereka, mengambil kejadian di luar konteks, atau membuat keributan. Ia juga meminta masyarakat tidak terlalu mempercayai rumor yang beredar.

"Tolong biarkan baby Enzo pergi dengan tenang, terima kasih,'' pintanya.(asiaone)

Berita Lainnya
×
tekid