sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Memperkuat hubungan kasih agar langgeng

Bagi setiap orang, menjalani hubungan dengan orang lain pasti tak lepas dari dinamika.

Robertus Rony Setiawan
Robertus Rony Setiawan Sabtu, 04 Jan 2020 08:00 WIB
Memperkuat hubungan kasih agar langgeng

Penyanyi Isyana Sarasvati membuat kabar mengejutkan setelah mengunggah foto-foto pertunangannya di akun media sosialnya. Di pengujung 2019, Minggu lalu (29/12/2019), Isyana telah menggelar pertunangan dengan kekasihnya, seorang dokter muda bernama Rayhan Maditra.

Dari sekian banyak informasi, diketahui bahwa hubungan asmara keduanya sudah berjalin selama 12 tahun. Keduanya juga memiliki latar belakang keilmuan berbeda. Rayhan ialah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Adapun Isyana yang juga adik penyanyi Rara Sekar menekuni olah vokal dan memasuki industri musik Indonesia pada 2014. Hingga kini Isyana telah menelurkan tiga album musik.

Bagi setiap orang, menjalani hubungan dengan orang lain pasti tak lepas dari dinamika. Kemungkinan untuk berhubungan sebagai sepasang kekasih secara mesra dan langgeng pun hampir sulit untuk terjalin. Adanya kebosanan dalam menjalani pacaran, misalnya, bisa sesekali waktu muncul dirasakan salah satu pihak.

Konsultan percintaan di Kelas Cinta, Lex de Praxis menguraikan, selain kejenuhan, di antara pasangan yang telah lama berhubungan rentan muncul perselingkuhan.

“Walaupun sudah saling mengenal dan memahami, mereka akan menemui rasa bosan. Bisa juga merasa sudah enggak cocok satu sama lain,” kata Lex, dihubungi Jumat (3/1/2020).

Di bawah ini sedikitnya tiga saran dari Lex untuk merawat hubungan agar tetap dapat berlangsung mesra dan kuat bertahun-tahun.

Memperkecil potensi perselisihan

Dalam sebuah relasi percintaan, selalu dapat diwarnai perbedaan pendapat antarpribadi. Ketimbang cekcok dan saling melempar kesalahan, Lex menyarankan untuk bersikap tenang. Cara ini dilakukan agar kedua belah pihak bisa berpikir jernih untuk membuka diskusi dari hati ke hati.

Sponsored

“Kurangi frekuensi bertengkar. Jika memang harus berdebat atau menghadapi sebuah masalah, diskusikan dengan terbuka dan kepala dingin bersama pasangan,” kata Lex.

Namun, dia menambahkan, bila telanjur bersitegang dengan pasangan, berikan kesempatan untuk tidak berdekatan satu sama lain selama beberapa waktu.

Sadari perubahan bisa terjadi pada diri pasangan

Setiap orang akan berubah dan berkembang seiring waktu berjalan. Dalam kehidupan, termasuk antara diri kita dan pasangan, secara wajar akan terjadi perubahan, baik sikap ataupun pandangan. Hal ini umumnya tidak siap diterima sebagian orang, termasuk perubahan yang terlihat dari pasangan.

“Makanya banyak sekali yang tiba-tiba bilang ‘Kamu berubah’ atau ‘Kamu nggak kayak dulu lagi’,” katanya mencontohkan.

Seharusnya, setiap perubahan pasangan dilihat dari segi positifnya. Misalnya, pasangan bekerja demi masa depan hidup bersama kelak, atau meningkatkan jaminan penghidupan lebih baik. Cara ini agak bertentangan dengan respons kebanyakan orang yang menitikberatkan sisi negatifnya.

Menurut Lex, sikap yang diperlukan hanyalah waspada bila pasangan berubah menjadi lebih buruk, seperti melanggar kesepakatan, hingga sikap yang mementingkan diri sendiri.

“Setiap orang yang ingin menjadi pribadi lebih baik, perlu melakukan perubahan. Pastikan perubahan itu positif atau tidak merugikan hubungan kalian,” katanya.

Tingkatkan waktu berkualitas bersama pasangan

Dalam hubungan kasih, kencan dan perbincangan intim diperlukan demi menjaga nyala api asmara. Lex menyarankan pasangan yang sedang merasa jenuh, mengunjungi tempat-tempat baru untuk memperbarui warna dan suasana kebersamaan dengan pasangan.

Hal itu berlaku pula dalam hubungan jarak jauh atau long-distance relationship (LDR). Liburan bersama atau berkegiatan yang menarik, kata dia, dapat menguatkan ikatan hubungan antara kedua pasangan.

“Jangan lupa tetap intens berkomunikasi dengan pasangan walapun sedang berjauhan,” ucapnya
 

Berita Lainnya