close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto ilustrasi/Pexels
icon caption
Foto ilustrasi/Pexels
Sosial dan Gaya Hidup
Sabtu, 18 September 2021 14:37

Sering dihina dan dilecehkan di medsos? Segera lakukan ini

Dampak psikologis perundungan daring sangat mendalam bagi korban.
swipe

Perundungan daring atau cyberbullying adalah tindakan yang bisa membuat seseorang tidak nyaman dalam berselancar di internet, salah satunya di media sosial. Perundungan daring bentuknya bisa berbagai hal, dari menyakiti hingga melecehkan seseorang.

Terdapat beberapa jenis perundungan daring, yaitu flaming atau roasting yang merupakan pengiriman pesan dengan kata kasar ataupun menghina, harassment yang adalah hasil dari flaming atau cekcok berkelanjutan dengan mengirimkan pesan tidak sopan secara terus-menerus.

Kemudian, denigration yang adalah tindakan menyebarkan hal-hal buruk tentang seseorang, impersonation dengan melakukan hal tidak baik menggunakan identitas orang lain, serta outing and trickery yaitu penyebaran privasi atau rahasia milik orang lain.

Selanjutnya, exclusion adalah perilaku mengucilkan atau mengeluarkan seseorang dari sebuah grup. Terakhir, cyber stalking yaitu pemberian ancaman atau intimidasi kepada seseorang dengan menggunakan media digital.

Co-Founder Rise Foundation Puput Susanto mengatakan, penting untuk pengguna internet mengenal apa yang disebut self-bordering atau batasan diri sejak dini agar mengetahui batasan berperilaku baik di dunia nyata, maupun dalam bermedia sosial.

“Apa yang kita anggap bercanda, belum tentu dianggap bercanda oleh orang lain. Apa yang tidak menyakiti buat kita, belum tentu tidak menyakiti untuk orang lain. Karena batasan diri dipengaruhi oleh banyak hal,” ungkapnya dalam webinar Katadata, Sabtu (18/9).

Batasan diri, lanjut dia, membuat respons seseorang terhadap sesuatu dapat berbeda-beda. Terdapat beberapa faktor yang melatarbelakangi batasan diri, seperti latar belakang, situasi sosialnya, keluarganya seperti apa, bagaimana seseorang melihat dirinya, dan lain sebagainya.

Yang harus dilakukan

Susanto mengimbau, agar tiap individu dapat menghargai satu sama lain sehingga nantinya tiap orang dapat memiliki kesadaran bahwa penting untuk memiliki batasan diri dalam berperilaku.

Susanto memaparkan beberapa cara untuk mengetahui bahwa diri kita sedang mengalami perundungan daring, yaitu merasa direndahkan dengan unggahan-unggahan tertentu. Kemudian, apa yang harus dilakukan ketika mengetahui ada unggahan berisikan perundungan daring?

Pertama, minta untuk berhenti sedari awal. Anda dapat menyampaikan kepada pelaku bahwa Anda tidak nyaman dan merasa direndahkan dengan unggahan tersebut. Kedua, laporkan unggahan kepada pihak berwajib itu apabila pelaku masih melakukannya.

Ketiga, blokir pelaku agar akun anda tidak lagi dapat diakses oleh pelaku, dan terakhir melaporkan ke pihak berwajib jika pelaku masih menganggu, atau menceritakannya terlebih dahulu kepada orang yang kamu percayai agar merasa aman.

“Laporkan kepada pihak berwajib, karena dampak dari perundungan daring itu sangat luar biasa jadi memang tidak ada toleransi,” katanya.

Dampak perundungan daring

Susanto menjelaskan, ada beberapa dampak yang ditimbulkan ketika seseorang mengalami perundungan secara daring, yaitu psikologis, sosial, dan kehidupan di sekolah.

Pertama, dampak psikologis, yaitu merasa depresi, marah, gelisah, dan cemas. Seseorang akan stress dan cemas ketika akan membuka media sosialnya.

Dampak lainnya adalah menarik diri dan kurang percaya diri, bahkab bisa berdampak pula pada prestasi akademik yang menurun, bermalas-malasan di sekolah, dan rendahnya tingkat kehadiran.

“Kita harus sadar bahwa kehidupan kita sekarang banyak di dunia maya, itu kenapa dampak perundungan daring itu dalam banget dalam kehidupan kita, dan akan berimplikasi pada hal lain,” pungkasnya.

Untuk itu, jadilah pengguna internet yang memiliki batasan diri agar tidak menyakiti orang lain. Karena dampak dari perundungan sangatlah mendalam bagi korban.

img
Silvia Ng
Reporter
img
Fathor Rasi
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan