sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Taburan isu aktual panggung 'Goro-Goro' Teater Koma

Pentas Teater Koma lewat pertunjukan Goro Goro diwarnai pemadaman listrik.

Robertus Rony Setiawan
Robertus Rony Setiawan Rabu, 07 Agst 2019 07:00 WIB
Taburan isu aktual panggung 'Goro-Goro' Teater Koma
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Produksi ke-158 Teater Koma lewat pertunjukan “Goro Goro: Mahabarata 2” yang berlangsung pada 25 Juli–4 Agustus lalu disambut “goro-goro” alias pemadaman listrik.  

Meski terjadi pemadaman listrik, namun pentas teater sukses menyedot antusiasme ribuan penonton hingga hari terakhir pertunjukan, Minggu (4/8).

Belakangan, maksud 'goro-goro' yang dikisahkan dalam lakon tersebut sebagai tragedi—alih-alih penuh guyonan dan nasihat—ternyata disambung hadirnya masalah nyata: mati listrik atau blackout yang menggelisahkan sebagian besar warga.

Sebagaimana diketahui pada Minggu (4/8), selama lebih dari enam jam sejak pukul 11.48 WIB di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten terjadi mati listrik. Meski aliran listrik telah normal pada petang harinya, Senin siang (5/8) kemarin di sebagian wilayah Jakarta Barat kembali mengalami pemadaman. Sejumlah kafe atau minimarket masih tutup, dan membuat sejumlah pelanggan kecele.

Sponsored

Tentu kondisi itu merugikan lini usaha, khususnya perusahaan dan pabrik yang sangat mengandalkan listrik sebagai sumber energi untuk beroperasi. Presiden Joko Widodo pun bertemu langsung dengan jajaran tinggi Pembangkit Listrik Negara, Senin pagi (5/8) menyampaikan teguran keras agar kejadian ini tak terulang.

Produksi ke-158 Teater Koma lewat pertunjukan “Goro Goro: Mahabarata 2” yang berlangsung pada 25 Juli–4 Agustus.Alinea/Roni

 

Berita Lainnya