sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

2 unit motor di Temanggung dibakar orang tak dikenal

Saat kedua motor itu dibakar, pemiliknya tengah tertidur.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Selasa, 19 Feb 2019 04:05 WIB
2 unit motor di Temanggung dibakar orang tak dikenal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 130718
Dirawat 39017
Meninggal 5903
Sembuh 85798

Dua sepeda motor milik warga Dusun Kalisalam, Desa Ketitang, Jumo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, bernama Sungkono (53) dibakar orang tak dikenal pada Senin (18/2) dini hari.

Beruntung, ketika motor yang diparkir di teras rumah itu terbakar pemiliknya mengetahuinya, sehingga api tidak merambat ke rumah korban, meskipun kedua sepeda motor itu kondisinya sudah hangus.

Sungkono menuturkan, saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah. Ketika itu, meski sudah pukul 02.00 WIB, dirinya belum sepenuhnya terlelap tidur. Ketika sepeda motor miliknya dibakar orang tidak dikenal, dirinya langsung mengetahui dan berusaha memadamkannya.

"Memang sudah dini hari, tetapi beruntung saya masih terjaga," kata Sungkono.

Ia mengaku sangat kaget saat pertama kali melihat ada kobaran api di depan rumahnya. Dirinya tidak menyangka jika kobaran api tersebut berasal dari kedua sepeda motor yang diparkir di halaman rumahnya.

"Siapa yang tidak kaget, kobaran api dari kedua sepeda motor itu cukup besar. Saya sempat khawatir kalau api itu merambat ke rumah," ucap Sungkono.

Mengetahui kejadian itu, dirinya langsung membangunkan istrinya, Surati (43) dan anak menantunya Risman Suciyono (33) serta anaknya Rina Setiyanti (23) untuk memadamkan api yang membakar sepeda motor tersebut.

"Begitu saya keluar dan memeriksa kejadian itu, kemudian saya langsung membangunkan semua isi rumah untuk memadamkan api, takutnya kalau sampai membesar dan merambat ke rumah kami," katanya.

Sponsored

Menurut Sungkono, api yang membakar kedua sepeda motor tersebut bisa dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB, namun dirinya masih merasa syok berat dengan kejadian tersebut.

"Meskipun sudah padam, kami sekeluarga merasa syok dan terancam," katanya.

Ia menyampaikan dua sepeda motor itu memang tidak pernah masuk rumah. Satu sepeda motor miliknya dan satunya lagi titipan tetangga.

Usai kejadian pembakaran itu, Sungkono langsung melaporkannya ke Polsek Jumo. Adapun saat ini polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.

"Jam 06.00 WIB saya laporkan kejadian itu ke Polsek Jumo, sekarang sudah dipasang garis polisi," katanya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut dan belum bisa memberikan keterangan terkait kebakaran dua sepeda motor tersebut. (Ant)

Berita Lainnya