sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Teror pembakaran kendaraan lagi di Semarang, korek api berserakan

Waktu dan cara pembakaran berbeda dari kejadian-kejadian sebelumnya.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Sabtu, 16 Feb 2019 20:45 WIB
Teror pembakaran kendaraan lagi di Semarang, korek api berserakan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 127083
Dirawat 39082
Meninggal 5765
Sembuh 82236

Teror pembakaran kendaraan kembali terjadi di Semarang. Kali ini terjadi di rumah kos yang berada di Jalan Candi Prambanan Timur IV, Ngaliyan, Kota Semarang.

Dua sepeda motor, Honda Tiger dengan nomor polisi H 3894 KM dan Vario H 5733 AJW, dibakar orang tak dikenal. Seorang warga bernama Sutiman (70), mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

"Saya lihat apinya kecil langsung membesar, warga langsung berdatangan berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya," kata Sutiman, yang saat kejadian berada di warung miliknya, tak jauh dari lokasi kejadian, Sabtu (16/2).

Aanak pemilik rumah kos tersebut, Susiani (41) mengkonfirmasi dua kendaraan yang dibakar milik penghuni pemondokan tersebut. Saat kejadian, kedua pemiliknya masih dalam keadaan tidur.

"Keadaan tempat kos sepi karena banyak yang sedang bekerja," ucapnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, peristiwa ini berbeda dengan teror pembakaran kendaraan yang terjadi sebelumnya. Selain waktu kejadian, eksekusi pembakaran juga berbeda dari dua puluhan peristiwa pembakaran kendaraan yang terjadi di Jawa Tengah.

Pada peristiwa-peristiwa sebelumnya, pembakaran kendaraan dilakukan saat dini hari. Selain itu, polisi juga menemukan banyak batang korek api di lokasi kejadian, yang diduga digunakan untuk melakukan pembakaran. 

"Ini waktu kejadiannya tidak lazim. Juga tidak ada botol dan kain," kata Abiyoso.

Sponsored

Meski demikian, polisi akan menyelidiki keterkaitan kejadian kali ini dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya. Saat ini, polisi masih memeriksa CCTV di sekitar lokasi, untuk mencari petunjuk pelaku teror tersebut. (Ant)

Berita Lainnya