sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Peringati maulid, Anies ajak warga teladani nabi dan patuhi protokol kesehatan

Peringati maulid, Anies ajak warga teladani nabi dan patuhi protokol kesehatan

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Kamis, 29 Okt 2020 14:50 WIB
Peringati maulid, Anies ajak warga teladani nabi dan patuhi protokol kesehatan

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Jakarta untuk dapat meneladani sifat-sifat Nabi SAW.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan saja kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah," kata Anies seperti dikutip dari akun resmi Facebook miliknya, Kamis (29/10).

Menurut Anies peringatan maulid saat ini berada di tengah pandemi Covid-19. Semua warga di uji tentang seberapa melekatnya sifat dan karakter rasul yang selama ini menjadi tauladan khususnya untuk umat Islam.

"Tetapi ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk menakar seberapa dekat dengan sifat-sifat Rasulullah," ujarnya.

Karenanya Anies pun mengimbau agar warga Jakarta, di tengah peringatan maulid nabi dapat tetap patuh menjaga protokol Covid-19. Hal itu penting agar tidak muncul klaster baru penularan.

"Di dalam suasana pandemi, di mana kita masih berhadapan dengan wabah. Mari kita sama-sama peringati dengan mengikuti semua protokol kesehatan. Demi melindungi kita dan saudara-saudara kita," kata Anies.

"Semoga peringatan maulid Nabi Muhammad SAW benar-benar menjadi peringatan pembawa hikmah bagi kita semua. InsyaAllah kita selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk selalu mendekatkan diri dan mencontoh sifat-sifat Rasulullah untuk menghadapi pandemi ini bersama," sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies sempat mengkhawatirkan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 akibat adanya liburan panjang maulid dan cuti bersama pada pekan ini.

Sponsored

Dengan banyaknya warga yang libur, melakukan mudik dan pergi ke berbagai tempat, tidak menutup kemungkinan akan menjadi salah satu penyebab tingginya penularan Covid-19 terutama klaster keluarga. 

 

Berita Lainnya