sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Arus balik Lebaran, 200 ribu alat rapid test antigen dikirim ke Bakauheni

Doni Monardo ungkap sebanyak 440.014 orang akan menyeberang dari Sumatra ke Jawa via jalur laut.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Sabtu, 15 Mei 2021 14:38 WIB
Arus balik Lebaran, 200 ribu alat rapid test antigen dikirim ke Bakauheni

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, total 440.014 orang menyeberang dari pelabuhan Merak, Banten, menuju ke pelabuhan Bakauheni, Lampung. Ia memprediksi, arus balik mudik dari Sumatra ke Jawa bakal terjadi dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat arus balik mudik dari Sumatera ke Jawa, telah disiapkan sekitar 200.000 alat rapid test antigen yang telah dikirim dari pelabuhan Merak ke pelabuhan Bakauheni. Selain itu, masih ada stok 50.000 rapid test antigen di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sebanyak 12.000 alat rapid test antigen milik Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

“Jadi, kami yakin dengan jumlah tersebut akan memadai (untuk melakukan skrining merespon arus balik mudik dari Sumatera ke Jawa),” ucapnya dalam konferensi pers virtual, Sabtu (15/5).

Ia juga mengklaim, antisipasi sumber daya manusia (SDM), seperti tenaga kesehatan untuk testing telah siap. Sebab, dihimpun dari pemerintah daerah setempat dan pemerintah pusat. Di sisi lain, sebanyak 69 unit kapal feri dan tujuh dermaga akan dioperasikan penuh.

Diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberlakukan kebijakan random test (tes Covid-19 acak) dan mandatory test (tes Covid-19 wajib), terutama di 21 titik tol di Pulau Jawa.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, mandatory test diberlakukan di lokasi penyeberangan antara pulau Jawa dan Sumatra, serta antara pulau Jawa dan Bali. Ia pun menyebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin telah memberikan subsidi rapid tes antigen untuk mendukung kebijakan tersebut.

Kementerian Perhubungan akan melakukan mandatory test di beberapa tempat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. “Kita akan melakukan testing itu baik di kota-kota maupun di rest area, secara khusus kita melakukan penyekatan dalam tanda petik melakukan testing di jalan arteri,” ucapnya.

Sebelumnya, Budi Karya Sumadi, memprediksi, sebanyak 3,6 juta orang akan kembali dari mudik di kampung halaman pada Minggu (16/5). Jumlah ini cukup besar dan potensial bisa menjadi masalah apabila dikaitkan dengan pandemi.

Sponsored

"Dari catatan kami, ada 22% akan balik pada hari minggu. H+3 itu kalau dikuantifikasikan 3,6 juta. Suatu jumlah yang cukup banyak," ucapnya dalam telekonferensi pers, Senin (10/5).

Berita Lainnya