sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Di-bully karena banjir, Anies: Izinkan saya bekerja

Anies mengatakan pihaknya fokus menangani dampak banjir terhadap warga.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 25 Feb 2020 15:11 WIB
Di-bully karena banjir, Anies: Izinkan saya bekerja
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1986
Dirawat 1671
Meninggal 181
Sembuh 134

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan jajarannya tengah fokus menangani dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Ibu Kota. Anies meminta dukungan dari warga atas upaya yang tengah dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau boleh, izinkan saya bekerja sehingga bisa menuntaskan banjir," kata Anies usai melakukan pengecekan kondisi Pintu Air Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (25/2).

Menurutnya, saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah fokus menangani dampak banjir terhadap warga terdampak. Penanganan yang dilakukan terutama untuk memastikan warga yang terjebak banjir dapat segera dievakuasi.

Setelah proses evakuasi, penanganan dilakukan terhadap warga terdampak di pengungsian. Anies mengatakan, pihaknya akan memastikan kebutuhan makanan bagi warga di pengungsian dapat terpenuhi.

"Kemudian kesehatan terjamin, sehingga mereka insyaallah bisa kembali ke rumah masing-masing kalau sudah surut," katanya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengakui, banjir yang terjadi saat ini tidak disebabkan air kiriman dari Bogor, Jawa barat. Menurutnya, curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta menjadi pemicu terjadinya banjir.

"Ya, betul. Intensitas hujan yang cukup tinggi. Sekarang kita konsentrasi pada penanganannya," kata Anies.

Anies menyebut sudah ada 200 rukun warga atau RW yang terdampak banjir akibat guyuran hujan pada Senin (24/2) hingga Selasa (25/2). Menurutnya, lokasi terdampak masih mungkin bertambah.

Sponsored

"Saat ini jumlah RW yang terdampak masih bergerak terus. Lebih dari 200 RW dari 2738 RW di Jakarta terdampak banjir," katanya.

Di Pintu Air Manggarai, tinggi muka air mencapai 915 sentimeter dengan status siaga dua. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, terdapat 114 titik di banjir di Jakarta. 

Jumlah tersebut terdiri dari 45 titik di Jakarta barat, 40 titik di Jakarta utara, 15 Jakarta Timur, dan masing-masing tujuh titik di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. 

Banjir yang kembali terjadi di wilayah Ibu Kota membuat Anies di-bully di sosial media. Di lini masa Twitter, cibiran terhadap Anies menjadi trending topic dengan tagar #AzabGabenerBodong.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya ikut menyindir Anies atas banjir yang terjadi. "Empat kali banjir dalam dua bulan. Terima kasih sekali lagi pak Anies Baswedan," kata Yunarto dalam satu tweetnya melalui akun @yunartowijaya. 

Berita Lainnya