sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Fahri Hamzah minta pemerintah tak permainkan Rizieq Shihab

Negara harus melindungi segenap warganya, tak terkecuali Habib Rizieq.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Sabtu, 16 Nov 2019 20:09 WIB
Fahri Hamzah minta pemerintah tak permainkan Rizieq Shihab

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pemerintah terkesan mempermainkan nasib imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Ini menanggapi pernyataan Imigrasi yang mengaku tak pernah mengeluarkan surat pencekalan kepada Rizieq Shihab.

Menurut Imigrasi, masalah masa izin tinggal Rizieq berada di tangan pemerintah Arab Saudi. Sejauh ini Imigrasi memastikan paspor milik Rizieq Shihab masih berlaku sampai 2021.

"Pemerintah tidak boleh tampak mempermainkan nasib rakyat. Apalagi memang mempermainkan nasib rakyat," kata Fahri melalui akun Twiternya @fahrihamzah yang dikutip Alinea.id, Jakarta, Sabtu (16/11).

Fahri mengatakan negara harus melindungi segenap warganya, tak terkecuali Habib Rizieq.

"Negara bertujuan melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahnya. #HayyaAlalFalah," tulis Fahri.

Terpisah, Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meminta seluruh kadernya yang menjadi anggota DPR berusaha mendesak pemerintah untuk segera memulangkan Rizieq ke Tanah Air.

"Kawan-kawan kami di Komisi I dan II DPR, dan juga dari fraksi PKS mengingatkan agar pemerintah segera memulangkan dan menerima dengan baik dan terhormat Habib Rizieq Shihab," kata Hidayat dalam pidato di acara Rakornas PKS 2019 di Hotel Bidakara, Gatot Soebroto, Jakarta, Sabtu (16/11).

Menurut Hidayat yang juga Wakil Ketua MPR ini, kasus Rizieq murni terkait politik. Seharusnya pemerintah sudah memperbolehkan Rizieq pulang karena Pemilu 2019 sudah lewat.

Sponsored

"Pemilu sudah selesai aman dan damai. Ya, harusnya beliau bisa dipulangkan kembali ke Indonesia," kata Hidayat.