logo alinea.id logo alinea.id

Gedung shelter tsunami di Pandeglang terbengkalai

Dinding bangunan ini dipenuhi coretan dinding. Selain itu, sampah berserakan di dalam kawasan gedung ini.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Minggu, 30 Des 2018 20:22 WIB
Gedung shelter tsunami di Pandeglang terbengkalai

Kondisi gedung shelter tsunami di Kecamatan Labuhan, Pandeglang, Banten nampak tidak terurus keadaannya.

Berdasarkan pengamatan Alinea.id, dinding bangunan ini dipenuhi coretan dinding. Selain itu, sampah berserakan di dalam kawasan gedung ini.

Bangunan seluas 2.456 meter persegi ini, dilengkapi enam toilet. Tetapi, tidak ada satupun toilet yang bisa dipakai, dan tidak ada satupun yang dilengkapi dengan pintu. Bahkan tiga di antaranya juga tidak dilengkapi jamban. Sampah dan genangan air juga memenuhi fasilitas toilet umum di shelter ini.

Penerangan gedung berlantai tiga ini juga masih tampak minim. Fasilitas listrik pun sudah tidak berfungsi dengan baik.

Selain itu, di bagian paling atas gedung tidak nampak atap yang menutup gedung itu.

Menurut penuturan Sam yang tinggal di belakang gedung tersebut, bangunan berlantai tiga ini, belum berfungsi dengan baik. "Buktinya pada saat tsunami kemarin, gedung ini tidak terpakai," ucap pria berumur 27 tahun itu.

Selain itu Sam mengungkapkan, fasilitas di dalam gedung ini tidak memadai. Kalau hujan airnya masuk ke dalam, tidak heran kalau banyak genangan air di dalam gedung itu.

Sam mengungkapkan sejak pembangunan gedung ini berhenti, tidak ada lagi petugas yang berjaga di gedung ini.

Sponsored

"Harapan saya pemerintah dapat memperbaiki gedung ini dan melengkapi fasilitas yang ada, agar gedung ini bisa di manfaatkan oleh masyarakat," tutup Sam.