sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Gubernur Anies Baswedan perpanjang lagi PSBB DKI 14 hari

PSBB DKI Jakarta yang akan diperpanjang hingga 4 Juni diharapkan dapat efektif menanggulangi Covid-19 di Ibu Kota.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 19 Mei 2020 19:39 WIB
Gubernur Anies Baswedan perpanjang lagi PSBB DKI 14 hari
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan kembali memperpanjang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB selama 14 hari lagi. Ini akan menjadi periode ketiga pelaksanaan PSBB di Ibu Kota.

"PSBB akan kita perpanjang 14 lagi," kata Anies dalam pernyataan yang disiarkan dari akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (19/5).

Anies menyebutkan, pelaksanaan PSBB periode kedua sedianya berakhir pada 21 Mei mendatang. Namun pihaknya memutuskan untuk meneruskan kembali penerapan PSBB, setelah melakukan kajian bersama sejumlah pihak terkait, terutama ahli epidemiologi mengenai kasus Covid-19 di Ibu Kota.

"PSBB berarti akan berakhir 4 Juni," ujarnya.

Dia berharap perpanjangan PSBB ini menjadi yang terakhir dalam upaya penanggulangan Covid-19 di DKI Jakarta. Jika kondisi sudah terkendali dan membaik, masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah disusun.

"Semoga PSBB ini yang terakhir," kata Anies.

Hingga hari ini, terdapat 6.053 orang positif Covid-19 di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, masih ada 1.936 orang yang masih menjalani perawatan dan 2.213 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. 

Sebanyak 487 orang meninggal dunia, sementara 1.417 pasien positif lainnya telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Angka ini naik signifikan dari sehari sebelumnya yang berjumlah 1.301 orang. 

Sponsored

Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 7.899 orang, dengan rincian 585 orang masih dirawat dan 7.314 orang pulang dan sembuh. 

Lalu orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 21.743 orang. Ini terdiri dari 288 orang yang masih menjalani proses pemantauan, sedangkan 21.515 orang lainnya telah selesai menjalani pemantauan.

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya