logo alinea.id logo alinea.id

Kenangan Gubernur Khofifah pada Mbah Moen

Menurut Khofifah, belum ada ulama Indonesia sekaliber Mbah Moen dan mampu menggantikan sosoknya.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Selasa, 06 Agst 2019 16:31 WIB
Kenangan Gubernur Khofifah pada Mbah Moen

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bela sungkawa mendalam atas meninggalnya ulama karismatik asal Rembang, Maimoen Zubair. Mbah Moen, begitu ia kerap disapa, wafat di Makkah sekitar pukul 08.17 WIB.

Khofifah mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan Mbah Moen yang mengembuskan napas terakhirnya di usia 90 tahun. Ia juga meminta masyarakat mendoakan keluarga yang ditinggalkan, agar mendapatkan ketabahan dan kesabaran. 

"Seluruh rakyat Indonesia diharapkan untuk bersama-sama berdoa bagi almarhum, semoga diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Semoga beliau khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran," kata Khofifah di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/8). 

Khofifah punya kenangan istimewa terhadap Mbah Moen. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama itu masih mengingat lantunan doa Mbah Moen ketika menghadiri pernikahan putri pertamannya, Patimasang Mannagalli Parawansa di Surabaya, pada Juni kemarin. 

Mbah Moen berangkat dari Rembang di Jawa Tengah ke Surabaya di Jawa Timur, untuk menyempatkan diri hadir ke akad nikah Patimasang.

"Beliau menghadiahi anak saya lantunan doa yang sangat panjang dan indah," kenang Khofifah. 

Khofifah juga mengenang pertemuan dirinya dengan Mbah Moen, saat sowan ke kediamannya setelah mendapat mandat sebagai Gubernur Jawa Timur. Mbah Moen berpesan agar Khofifah menjaga Jawa Timur tetap aman dan mewujudkan rakyat sejahtera. 

"Beliau juga berpesan agar membangun hubungan yang kuat dengan Jawa Tengah, karena menurutnya jantung Indonesia itu berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah," ucap Khofifah menuturkan pesan Mbah Moen. 

Sponsored

Bagi Khofifah, Mbah Moen adalah sosok ulama dan sesepuh NU yang sangat santun dan karismatik, sehingga begitu dihormati dan disegani banyak kalangan. Dia pun menyebut Mbah Moen memiliki wawasan keagamaan dan kebangsaan yang sangat luas. 

Khofifah juga menilah Mbah Moen memiliki perspektif kemasyarakatannya sangat arif dan bijak. Menurut Khofifah, belum ada ulama Indonesia sekaliber Mbah Moen dan mampu menggantikan sosoknya.