sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lifting migas I-2018 capai 96% dari target APBN

Lifting gas bumi sebesar 771 ribu barel per hari (bopd) atau setara 96% dari target APBN 2018 sebesar 800 ribu bopd.

Hermansah
Hermansah Jumat, 06 Jul 2018 15:55 WIB
Lifting migas I-2018 capai 96% dari target APBN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 116871
Dirawat 37530
Meninggal 5452
Sembuh 73889

Lifting minyak dan gas bumi pada semester I-2018 mencapai 1,923 juta setara barel minyak per hari (boepd) atau sekitar 96% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018.

"Lifting migas ada 1,923 juta atau 96% dari target APBN 2018 yang sebesar 2 juta setara barel minyak per hari," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi seperti dilansir Antara dalam pemaparan kinerja hulu migas di Gedung SKK Migas, Jakarta, Jumat, (6/7).

Lifting gas bumi sebesar 771 ribu barel per hari (bopd) atau setara 96% dari target APBN 2018 sebesar 800 ribu bopd.

Kemudian, realisasi lifting gas bumi sebesar 1,152 juta boepd atau 96% dari target APBN 2018 sebesar 1,2 juta boepd.

Per 30 Juni 2018, total wilayah kerja sebanyak 238 WK terdiri dari 126 WK onshore, 79 WK offshore, dan 33 WK onshore/offshore.

Ada pun lifting minyak tertinggi dihasilkan dari Lapangan Banyu Urip oleh Mobil Cepu sebesar 209.922 bopd atau 102,4% dari target APBN sebesar 205.000 bopd.

Setelah itu, Chevron Pacific Indonesia dari Blok Rokan dengan capaian sebesar 207.148 bopd atau 97% dari target APBN sebesar 213.551 bopd.

Sebanyak 26 rencana pengembangan lapangan (plan of development/PoD) disetujui sepanjang semester-I 2018. Hal ini memberikan tambahan cadangan minyak dan gas bumi yang terbukti sekitar 580 juta setara barel minyak.

Sponsored

Penambahan cadangan tersebut berdampak signifikan pada pencapaian rasio penggantian cadangan (reserve replacement ratio/RRR) pada semester-I 2018 hingga 148% dari target kinerja sebesar 100%.

"Capaian ini tidak bertahan sampai akhir tahun karena cadangannya berproduksi terus sehingga 'outlook' di akhir tahun akan turun cuma 74%. Meski pertengahan tahun tinggi, di akhir tahun akan menurun," kata Amien.

Capaian pengembalian biaya operasi atau "cost recovery" sebesar 5,2 miliar dolar AS atau 51% dari target APBN 2018 sebesar 10,1 miliar dolar AS (unaudited).

"Nanti November-Desember nambahnya lebih banyak. Akhir tahun perkiraannya 11,3 miliar dolar atau 112%. Ini melesat dari target," kata dia.
 

Berita Lainnya