sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Musim hujan datang lebih cepat, BNPB: Waspadai banjir!

Meski belum memasuki musim hujan, BMKG telah menyampaikan bahwa sejumlah zona, mengalami musim hujan yang lebih cepat.

 Atikah Rahmah
Atikah Rahmah Senin, 05 Sep 2022 21:56 WIB
Musim hujan datang lebih cepat, BNPB: Waspadai banjir!

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 46 kali peristiwa bencana yang didominasi hidrometeorologi selama sepekan terakhir, dimulai pada 29 Agustus-4 September 2022. Hal itu disampaikan melalui Disaster Briefing BNPB yang dipantau online, pada Senin (5/9).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, sebanyak 98% bencana terjadi selama sepekan didominasi hidrometeorologi basah,

“Di kurun waktu 29 Agustus sampai 4 September 2022, kita punya 46 kali kejadian bencana. 46 kali kejadian ini mungkin catatan kita yang paling banyak selama satu Minggu,” ujarnya.

Mengulas balik pada Disaster Briefing sebelumnya pada awal Agustus 2022, bencana didominasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun pada pekan ini, hanya sekitar dua kejadian yang dilaporkan.

Sponsored

Abdul menyampaikan, meski belum memasuki musim hujan, BMKG telah menyampaikan bahwa sejumlah zona, mengalami musim hujan yang lebih cepat. Jika umumnya peralihan musim terjadi pada Desember-Februari, Namun pada saat ini peralihan musim terjadi pada September-November. Abdul mengatakan, seluruh wilayah Indonesia, kecuali Papua akan merasakan bencana banjir.

“Jadi distribusi awal musim hujan itu tidak terjadi seragam. Kalau misalkan kita bilang, Indonesia awal musim hujannya agak maju, sebenarnya itu tidak semua tempatnya sama. Ada sejumlah zona musim yang sudah mulai dengan intensitas hujan cukup, tetapi di tempat lain masih dalam fase peralihan,” ujar Abdul.

Mengenai hal itu, Abdul meminta kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh lapisan masyarakat, terutama pada pemerintah daerah, yang wilayahnya mengalami musim hujan lebih cepat dibanding wilayah lain.

Berita Lainnya
×
tekid