close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Pantauan jalan tol Jabodetabek hari ini. Foto: Jasa Marga
icon caption
Pantauan jalan tol Jabodetabek hari ini. Foto: Jasa Marga
Nasional
Selasa, 28 Maret 2023 18:54

Polri prediksi jumlah pemudik tahun ini naik 44%

Polri memprediksi sejak 18 April malam sudah terjadi kepadatan kendaraan.
swipe

Korlantas Polri memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pemudik pada Lebaran 2023. Peningkatan jumlah pemudik disebut sangat signifikan.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan mengatakan, angka itu mencapai 123,8 juta orang atau 44%. Sementara, pada tahun lalu berada di angka 85 juta orang.

“Dengan dicabutnya PPKM angkanya signifikan jadi 123,8 juta,” katanya dalam Dialog Publik dengan tema Keterjangkauan Pangan, Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik Jelang mudik Lebaran 2023, Selasa (28/3).

Untuk daerah tujuan terbanyak pemudik Lebaran 2023 terpantau menuju Jawa Barat 16,73% atau 20,72 juta orang. Sementara, daerah Jawa Tengah memiliki 26,45% atau 32,65 juta orang dan Jawa Timur 19,87% atau 24,6 juta orang.

“Perjalanan ke Jawa Tengah ini akan lebih banyak nantinya baik melalui darat atau transportasi lainnya. Yang pada akhirnya yang naik pesawat juga akan menggunakan sarana darat juga,” tuturnya.

Selain itu, Polri juga memprediksi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas atau Kamseltibcarlantas lewat evaluasi hasil pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. 

Beberapa yang menjadi sorotan adalah terjadinya bencana alam meliputi banjir, tanah longsor, cuaca ekstrim; peningkatan volume kendaraan baik ruas jalur tol maupun arteri khususnya yang menuju ke Jawa maupun Sumatera; juga peningkatan pada ruas jalur penyeberangan (ASDP) yang menuju ke Lampung, Bali dan Makassar.

“Serta jalur penyeberangan lainnya, termasuk peningkatan volume arus lalin yang menuju lokasi wisata serta lokasi yang menjadi konsentrasi pada perayaan Idul Fitri 1444 H tahun 2023,” ucap Aan.

Menurutnya, pada 18 April malam hari menjadi titik awal kepadatan jalan karena mudik. Kemudian, 21 April juga diprediksi menjadi tanggal yang ramai dipilih orang untuk menjalankan agenda mudik.

 “Jadi kita prediksi antara 18 sampai 21 untuk arus mudik,” kata Aan.

Aan memandang, arus balik akan dimulai pada 25 April 2023 sebagai gelombang pertama. Dua gelombang dalam arus mudik memiliki kemungkinan yang besar karena 1 Mei adalah tanggal merah.

“Prediksi yang kedua 30 April gelombang kedua arus balik,” ujar Aan.

Terkait hal ini, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi kenaikan arus mudik Lebaran 2023. 

Pertama, adanya pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Pencabutan ini membuat masyarakat bergerak lebih bebas.

Kedua, masa Covid-19 yang dengan anggapan telah dilewati. Menjadi masa endemi, membuat kekhawatiran terhadap kiamat kecil ini tidak lagi nampak.

Hal itu pun, memicu kebangkitan di bidang ekonomi yang menjadi faktor selanjutya, serta, tidak ada pembatasa terhadap angkutan lebaran dengan pencabutan PPKM itu.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun diprediksi angka pemudik mencapai 123,8 juta. Bila dibandingkan dengan tahun 2022 mencapai 44,2%.

img
Immanuel Christian
Reporter
img
Ayu mumpuni
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan