sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Presiden umumkan menteri Kabinet Indonesia Maju

Presiden Jokowi memperingatkan agar para menterinya tidak melakukan korupsi.

Mona Tobing
Mona Tobing Rabu, 23 Okt 2019 09:34 WIB
Presiden umumkan menteri Kabinet Indonesia Maju

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan susunan Menteri dan Para Pejabat Setingkat Menteri Periode 2019-2024. Pengumuman kabinet dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta. 

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menamakan kabinetnya dengan Kabinet Indonesia Maju.

Kali ini, Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin berbusana batik. Tidak seperti pengumuman kabinet kerja sebelumnya saat Jokowi dan para menteri menggunakan seragam kemeja putih. 

Pada awal pengumuman menteri, Jokowi berharap dalam jangka pendek, yaitu lima tahun ke depan akan fokus pada penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya. Juga, pemberdayaan usaha kecil dan menengah, serta melalui pengembangan SDM, dan peningkatan investasi. 

Jokowi memperkenalkan para menterinya sambil duduk bersila di Istana pada pukul 08.30 WIB.

Berikut nama-nama menteri di Kabinet Indonesia Maju:

A. Menteri Koordinator: 

1. Mohammad Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan  

Sponsored

2. Airlangga Hartarto, sebagai Menteri Perekonomian 

3. Muhadjir Effendy, sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 

3. Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi. 

Menteri: 

1. Menteri Sekretaris Negara : Pratikno

2. Menteri PPN/Kepala Bappenas : Suharso Monoarfa

3. Menteri Dalam Negeri : Tito Karnavian

4. Menteri Luar Negeri : Retno Marsudi

5. Menteri Pertahanan : Prabowo Subianto

6. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna Laoly

8. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi : Tjahjo Kumolo

9. Menteri Keuangan : Sri Mulyani Indrawati

10. Menteri Perdagangan : Agus Suparmanto

11. Menteri Badan Usaha Milik Negara : Erick Thohir

12. Menteri Pertanian : Syahrul Yasin Limpo

13. Menteri Koperasi dan UKM : Teten Masduki

14. Menteri Perindustrian : Agus Gumiwang

15. Kepala BKPM : Bahlil Lahadalia

16. Menteri Ketenagakerjaan : Ida Fauziyah

17. Menteri PU dan Perumahan Rakyat : Basuki Hadimuljono

18. Menteri Agraria dan Tata Ruang : Sofyan Djalil

19. Menteri Lingkungan Hidup/Kehutanan : Siti Nurbaya

20. Menteri Agama : Fachrul Razi

21. Menteri Kesehatan : Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto

22. Menteri Kesejahteraan Sosial : JuliarIi Batubara

23. Menteri Pemberdayaan Perempuan/Perlindungan Anak : Bintang Puspayoga

24. Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan : Nadiem Makarim

25.Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif : Wishnutama Kusubandio

26. Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional: Bambang Brodjonegoro

27. Menteri Desa dan PDT : Abdul Halim Iskandar

28. Menteri Perhubungan : Budi Karya Sumadi

29. Menteri Kelautan dan Perikanan : Edhy Prabowo

30. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral : Arifin Tasrif

31. Menteri Pemuda dan Olah Raga : Zainuddin Amali

32. Menteri Komunikasi dan Informatika : Johnny G. Plate

Pejabat setingkat Menteri: 

1. Jaksa Agung : ST Burhanuddin

2. Panglima TNI : Hadi Tjahjanto

3. Pelaksana Tugas Kapolri : Ari Dono Sukmanto

4. Sekretaris Kabinet : Pramono Anung

Pada akhir pengumuman Kabinet Indonesia Maju. Ada tujuh poin yang diingatkan Presiden Jokowi kepada para menterinya dalam bekerja. 

"Saya perintahkan kabinet untuk pertama, jangan korupsi, sebaliknya menciptakan sistem yang menutup celah korupsi," kata Jokowi. 

Kedua, tidak ada visi dan misi menteri, yang ada hanya visi dan misi presiden dan wakil presiden. Ketiga, kerja cepat, produktif. 

Keempat, jangan terjebak pada rutinitas monoton. Kelima, agar kerja pada hasil yang nyata. 

"Keenam selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya. Ketujuh, serius bekerja," tukas Jokowi mengakhiri pidatonya.