sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Saat Habibie panggil Anies terkait masalah reklamasi

"Nies, yang dihadapi itu besar, kamu hati-hati. Ini raksasa."

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Kamis, 12 Sep 2019 13:25 WIB
Saat Habibie panggil Anies terkait masalah reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang kepergian Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Dia mengaku punya hubungan emosional dengan Habibie.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bercerita pernah dipanggil Habibie saat ramai pemberitaan soal reklamasi. Saat itu, Habibie mengingatkan agar Anies berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait reklamasi. Habibie menganggap reklamasi merupakan isu besar sehingga harus diputuskan secara bijaksana.  

"Nies, yang dihadapi itu besar, kamu hati-hati. Ini raksasa. Saya ini ayahmu, kamu anak saya," kenang Anies menirukan perkataan Habibie.

Menurut Anies, Habibie merupakan sosok yang perhatian dan peduli terhadap permasalahan negara. Habibie tak pernah diam, namun tak pernah muncul di depan publik.

"Habibie membatasi mana harus bicara di depan umum, mana private," tutur dia. 

Anies juga menyebut Habibie sebagai bapak demokrasi. Di bawah Habibie, Indonesia mengalami era kebebasan. 

Habibie tak anti kritik. Kritikan dan caci maki hanya dihadapi Habibie dengan senyum. 

"Era sebelumnya, orang mengkritik ditangkap, di zaman Habibie, mengkritik dibiarkan. Bahkan mencaci maki pun dibiarkan. Ini pelajaran tentang kematangan pribadi seorang demokrat dan negarawan tulen," tutur Anies.

Sponsored

Lebih lanjut Anies mengatakan, perancang pesawat N250 itu merupakan bapak kebebasan pers di Indonesia.

"Media massa, jurnalistik berutang budi pada Habibie. Beliau yang membuka dan membuat kita semua merasakan adanya kebebasan jurnalistik seperti yang kita rasakan hari ini," kata Anies. 

Dunia pendidikan juga merasakan sentuhan Habibie. Menurut Anies, mantan Wakil Presiden RI tahun 1998 itu memberikan ribuan beasiswa untuk menuntut ilmu di sekolah terbaik dunia.

"Ada anak yang terima beasiswa datang dari Sulawesi bahkan Papua. Jadi nanti cerita atas orang-orang yang pernah disentuh hidupnya oleh Pak Habibie itu akan muncul satu per satu. Mungkin itu yang disebut sebagai amal jariyah," ujar Anies.

Anies bersama saudara kandungnya, Abdillah Rasyid Baswedan dan ibunya Aliyah Rasyid Baswedan bertakziah sekaligus melaksanakan salat jenazah untuk almarhum di rumah duka, di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis pagi (12/9).

Habibie mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu (11/9) sekitar pukul 18.03 WIB setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari.

Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun. Dia dimakamkan di pemakaman Taman Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.