sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sungguh mulia brigadir polisi ini, rela tebus jenazah dari keluarga tak mampu

Pihak keluarga tak bisa menjemput dan menebus korban karena masalah finansial.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Senin, 11 Mei 2020 13:45 WIB
Sungguh mulia brigadir polisi ini, rela tebus jenazah dari keluarga tak mampu
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 381.910
Dirawat 63.733
Meninggal 13.077
Sembuh 305.100

Polisi berpangkat brigadir, rela menyumbangkan uang jutaan rupiah untuk menebus jenazah korban kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, pihak keluarga tak bisa menjemput korban karena masalah finansial.

Kasat Lantas Polres Samosir AKP Maju Harahap membenarkan tindakan mulia anggotanya tersebut. “Benar, perbuatan mulia itu dilakukan anggota saya Brigadir Heri Ompusunggu. Sebelumnya dia telah melaporkan hal itu kepada saya dan tindakan baik seperti itu memang saya izinkan,” ucapnya, Senin (11/5).

Brigadir Heri Ompusunggu menebus jenazah pria berusia 56 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang, Sumatera Utara. Pria bernama Alfaret Sihombing tersebut tewas setelah dirawat selama empat hari akibat ditabrak sepeda motor yang melaju kencang di Desa Hariara Pintu Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Minggu (3/5).

“Saya melakukan pembayaran itu, kemarin ke kasir RSU Sidikalang supaya jenazah korban bisa dijemput keluarganya,” ujar Heri.

Kanit Lakalantas di Polres Samosir itu mengaku, juga membayar beban biaya pengobatan selama korban opname dan membelikannya peti mati. Bahkan, membayar biaya ambulans pengantar jenazah korban ke Desa Pagaran, Kecamatan Pagaran Tapanuli Utara.

“Korban akhirnya meninggal dunia pada Kamis jam 10 pagi. Namun, pihak keluarga belum datang menjenguk korban, baik selama dirawat sampai korban meninggal dunia,” ucapnya.

Ketika mendengar keluarga korban menyatakan tak sangguh membayar seluruh beban biaya pengobatan, Heri merasa iba. Dan, secara spontanitas mengambil uang pribadinya sendiri ke ATM.  Lalu, langsung membayarkan seluruh biaya perobatan selama almarhum Alfaret Sihombing di opname di RSU Sidikalang.

“Semua hanya karena rasa kemanusiaan saja. Kasihan aku lihat keluarganya kebingungan dan menangis karena tidak bisa menebus dan menjemput korban,” tutur Heri.

Sponsored

Terpisah, anak almarhum Alfaret Sihombing, Fernando Aftar Lumbantoruan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Samosir khususnya Brigadir Ompusunggu.

“Kami memang tidak punya biaya menebus jenazah bapak saya itu dari RSU Sidikalang karena perekonomian kami yang sulit. Terima kasih kepada Polres Samosir, terutama kepada pribadi Brigadir Heri Ompusunggu, kiranya Tuhan yang membalaskan kebaikan hatinya ini,” ujar Aftar.

Berita Lainnya