close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Foto dokumentasi.
icon caption
Foto dokumentasi.
Nasional
Kamis, 11 Mei 2023 07:12

TMMD Ke-116 di Mojokerto angkat 6 sasaran pembangunan

TMMD mengangkat tema 'Sinergi Lintas Sektorat Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat'.
swipe

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-116 yang berlangsung di Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto resmi dimulai, Rabu (10/5). Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Iqbal Prihanta Yudha didampingi jajaran Polres Mojokerto, organisasi perangkat daerah (OPD) serta staf Kodim 0815/Mojokerto.

Pada TMMD dengan tema 'Sinergi Lintas Sektorat Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat' kali ini terdapat enam sasaran pembangunan baik fisik maupun non-fisik. Yakni, Jalan Usaha Tani Desa Randuharjo terdapat dua titik yang berada di Dusun Kamotan Wetan dengan panjang 855 meter x 2,5 meter. Sementara di Dusun Randurancang dengan panjang 195 meter x 2,5 meter. 

Sasaran kedua, yakni Jalan Lingkungan Desa Randuharjo yang berada di Dusun Kamotan Wetan dengan ukuran 255 meter x 4 meter dan jalan di Dusun Randurancang dengan ukuran 205 meter x 4 meter. 

Sasaran ketiga, yakni rehab Musala Nurul Hidayatulloh yang berada di Dusun Arjosari dengan anggaran Rp100 juta. Sasaran keempat yakni rehab ruang kelas SDN Randuharjo 2 dengan anggaran Rp200 juta. 

Sementara itu terdapat sasaran tambahan yakni pembangunan jambanisasi dengan anggaran Rp213 juta lebih dengan sasaran realisasi 16 unit jamban. Serta renovasi rumah tidak layak huni sejumlah 9 unit dengan anggaran Rp180 juta. 

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyampaikan, program TMMD ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

"Tujuan utama program TMMD adalah pemerataan pembangunan nasional untuk lebih sejahtera, adil, dan gotong royong, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat," ujar Ikfina. 

Ikfina menjelaskan, proses perencanaan TMMD tahun 2023 ini, direncanakan dengan sistem perencanaan 'bottom up'. Di mana perencanaan pembangunan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat.

"Sasaran kegiatan ditetapkan dan diakomodir ke dalam rencana kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto tahun 2023, dengan total anggaran sebesar Rp1,693 miliar," jelasnya. 

Dalam konteks kepentingan pembangunan, lanjut Ikfina, program TMMD merupakan sarana untuk membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat, mengatasi kesulitan yang terjadi di wilayah, serta meningkatkan akselerasi pembangunan di tingkat desa, dengan indikator kinerja utama Pemerintah Kabupaten Mojokerto adalah indeks desa membangun (IDM).

Ikfina pun menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam pelaksanaan TMMD Ke-116 di Kabupaten Mojokerto ini. 

"Saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas dukungan, kerja sama, soliditas dan sinergitas semua pihak, yang mendukung pelaksanaan TMMD Ke-116 Kabupaten Mojokerto tahun 2023 ini," tuturnya. 

Mengingat tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, Bupati Ikfina berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. "Selamat bekerja, tetap patuhi protokol kesehatan, semoga Allah senantiasa melimpahkan kesehatan, rahmat dan hidayahnya kepada kita semua," pungkasnya. 

Untuk diketahui, selain pembangunan fisik, dalam pelaksanaan TMMD Ke-116 kali ini juga dilakukan kegiatan nonfisik, yakni senam dan gebyar minum tablet penambah darah bersama, workshop atau pelatihan batik ecoprint, pelayanan administrasi kependudukan keliling (KTP-el, KIA, akta kelahiran, akta kematian, KK), pelatihan pembuatan kue kering, pelayanan mobil perpustakaan keliling, pemberian bantuan desinfektan, serta pelayanan kesehatan hewan. 

img
Tim copywriter
Reporter
img
Tim copywriter
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan