close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Wasit terkenal Nasrullo Kabirov dari Tajikistan. Foto QNA
icon caption
Wasit terkenal Nasrullo Kabirov dari Tajikistan. Foto QNA
Olahraga
Senin, 15 April 2024 07:47

Piala Asia U-23 2024: Pelatih Indonesia merendah, Qatar jemawa

“Qatar, Australia, dan Yordania sangat kompetitif,” kata Shin, yang membawa negara asalnya, Korea Selatan, ke perempat final Olimpiade Rio 2
swipe

Pelatih kepala Indonesia U-23 Shin Tae-yong (STY) memperkirakan pertandingan yang sulit di panggung perdana Garuda Muda versus Qatar pada Piala Asia U-23 2024, Senin (15/4).

Tetapi mantan manajer Korea Selatan itu mengharapkan skuadnya menampilkan yang terbaik meskipun beberapa pemain kunci absen.

“Qatar, Australia, dan Yordania sangat kompetitif,” kata Shin, yang membawa negara asalnya, Korea Selatan, ke perempat final Olimpiade Rio 2016.

“Piala Asia U-23 tidak ada dalam kalender FIFA, jadi saya belum bisa bilang persiapannya sudah matang, tapi kami punya pola pikir untuk berbenah, terus mengembangkan diri dan mudah-mudahan bisa tampil bagus,” ucapnya.

Shin mengakui Qatar, dengan keunggulan sebagai tuan rumah, akan difavoritkan. Namun dia optimistis Indonesia bisa menandingi lawannya berdasarkan performa mereka dalam pertandingan persahabatan melawan dua tim dari Timur Tengah.

“Di Dubai, kami menjalani pertandingan persahabatan melawan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dan kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Level performa kami meningkat dan dengan itu kepercayaan diri para pemain pun meningkat. Pertandingan-pertandingan tersebut sangat membantu tim kami, terutama untuk pertandingan melawan Qatar dan Yordania,” tegasnya.

Sementara pelatih kepala Qatar U-23 Ilidio Vale mengatakan target langsung timnya memastikan lolos ke Olimpiade. Tempat untuk Olimpiade Paris 2024 tersedia bagi tiga tim teratas. Slot tambahan untuk tim peringkat keempat ditawarkan melalui play-off melawan tim perwakilan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) Guinea pada 9 Mei di Paris.

“Tujuan turnamen ini adalah untuk lolos ke Olimpiade. Bersaing dengan tim-tim terbaik di Asia merupakan sebuah pengalaman yang bagus, dan saya percaya semua orang harus memanfaatkannya sebaik mungkin,” kata Ilidio.

“Asosiasi Sepak Bola Qatar telah menyediakan semua yang kami butuhkan mulai dari infrastruktur hingga peralatan. Kami sudah siap sepenuhnya dan akan bersaing keras di babak penyisihan grup ini. Kami mungkin bukan favorit juara, tapi kami akan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” tambah sang pelatih.

Ilidio berharap para pemain mudanya mampu meniru kesuksesan tim senior yang meraih gelar Piala Asia kedua berturut-turut di kandang sendiri pada Februari lalu.

Dia berharap kemenangan timnas senior Qatar menjadi penambah semangat tim U-23, namun dia ingin meyakinkan semua orang bahwa tidak ada tekanan pada tuan rumah.

"Beda kompetisinya, Piala Asia U-23 kali ini dengan tim dan tujuan berbeda. Namun, saya ingin skuad U-23 bisa meraih hasil bagus seperti seniornya,” kata juru taktik asal Portugal.

Finis di posisi ketiga pada tahun 2018 adalah prestasi terbaik Qatar dan juga terakhir kali mereka lolos dari fase grup. Sementara tim Indonesia akan berupaya membuat terobosan menjadi tim berbeda ke-25 dalam sejarah turnamen yang lolos.

Pertandingan pembuka antara tuan rumah Qatar dan Indonesia di Grup A akan dipimpin oleh wasit Nasrullo Kabirov dari Tajikistan seperti diumumkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Dikutip Kantor Berita Qatar QNA, pengadil berusia 38 tahun itu akan dibantu oleh duo senegaranya, Karaev Vafo dan Karimov Hasan, serta wasit cadangan Iran Mooud Bonyadifar.

Pentas ini menjadi Piala Asia U-23 perdana bagi Kabirov, yang masuk dalam Daftar Wasit FIFA pada tahun 2013. Sang wasit cukup familier karena pernah memimpin laga Indonesia versus Kuwait yang dimenangkan Garuda 2-1 pada kualifikasi Piala Asia 2023.(gulfnews,qna)

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan