sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Serangan Prabowo-Sandi pada debat terakhir

Target pertumbuhan ekonomi 7% pada tahun 2019, namun saat ini  baru tercapai 5,17%.

Rakhmad Hidayatulloh Permana
Rakhmad Hidayatulloh Permana Jumat, 05 Apr 2019 13:42 WIB
Serangan Prabowo-Sandi pada debat terakhir
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 70736
Dirawat 34668
Meninggal 3417
Sembuh 32651

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (capres cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno telah menyiapkan serangan pada debat kelima mendatang. Salah satunya adalah target pertumbuhan ekonomi. 

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dian Islamiati Fatwa mengatakan Prabowo-Sandi bakal menyinggung target pertumbuhan ekonomi pemerintahan Jokowi-JK yang memeleset.

Dian mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 7% pada tahun 2019, namun saat ini  baru tercapai 5,17%. 

"Tentu memelesetnya target ekonomi akan disinggung. Juga akan lebih banyak bicara langkah solusi soal lapangan kerja," terang Dian kepada Alinea.id, Jumat (5/4). 

Soal lapangan pekerjaan, pasangan nomor urut 02 ini bakal menawarkan program rumah siap kerja. Dian menegaskan kalau Prabowo-Sandi bakal fokus menggali isu terkait penciptaan lapangan kerja. 

"Lapangan pekerjaan, soal rumah siap kerja, konsep itu yang akan ditawarkan, akan menjadi penghubung bagi pencari kerja dan yang mencari pekerja. Mereka bisa juga belajar di rumah siap kerja, misalnya menjadi barista, atau grafik desain," kata Dian.  

Di tempat terpisah, Sandi berjanji akan menjadikan Kalimantan Timur sebagai lumbung pangan nasional. Menurut Sandi, tanah di Kalimantan Timur (Kaltim) subur dan cocok menjadi lumbung pangan Indonesia.  

Saat berkampanye terbuka di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) atau Dome Balikpapan pada Jumat (5/4), mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah. 

Sponsored

Soal biaya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang tidak maksimal. Lalu, pembangunan infrastruktur yang seharusnya diperuntukkan kesejahteraan rakyat. 

Sandi optimistis Balikpapan harus menjadi titik awal kemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga di Kaltim.

"Jadikan pertarungan pilpres dengan suka cita, bukan untuk pecah belah dan datang ke TPS dengan tusuk Prabowo-Sandi," kata Sandi. (Ant)
 
 

Berita Lainnya