sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tokoh agama Subang deklarasi Cak Imin jadi capres 2024

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, dinilai layak menjadi capres 2024.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Kamis, 17 Jun 2021 10:55 WIB
Tokoh agama Subang deklarasi Cak Imin jadi capres 2024

Sejumlah kiai, santri, dan tokoh masyarakat di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), mendeklarasikan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sebagai calon presiden (capres) 2024. Pernyataan tersebut dilakukan usai pengajian di Majelis Taklim Al Mansyuriah, Pagaden, pada Rabu (16/6).

Acara deklarasi tersebut dihadiri antara lain KH Abdul Mu'min atau Kiai Maung; pimpinan Raudatul Hasanah, KH Ahmad Taufik Akbar; pimpinan Pondok Pesantren Al-Kalam Pamanukan, KH Machfud Romly; pimpinan Pondok Pesantren Minhajut Thalibin; dan beberapa kiai lainnya.

Ketua Majelis Taklim Al Mansyuriah, KH Sulaiman, mengklaim, sudah sepatutnya santri dan ulama bersatu dalam memilih pemimpinnya pada 2024. Dalihnya, yang mengerti urusan pesantren, santri, dan dunia pendidikan secara historis di Indonesia adalah santri. Cak Imin pun dinilai satu-satunya pimpinan partai politik (parpol) yang memiliki latar belakang santri.

"Kita tahu betapa besarnya peran ulama dalam membangun bangsa dan negara ini bahkan spirit perjuangan yang ditularkan mampu membawa Indonesia merdeka," katanya.

Dia pun mendukung Cak Imin agar maju sebagai capres 2024. "Saya mewakili kiai di Subang, menyatakan bahwa saya mendukung Gus Muhaimin sebagai presiden 2024."

Menurutnya, Cak Imin merupakan sosok yang layak sebagai presiden. "Semoga Allah Swt meridai," ucapnya.

Kiai Maung menambahkan, Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan bernegara yang paling tepat diterapkan di Indonesia bahkan Pancasila dianggap selaku pengamalan Al Quran, yang merupakan pedoman umat Islam. Karenanya, dia menyebut pihak-pihak yang ingin mengusik empat pilar kebangsaan tersebut merupakan musuh negara.

"Yang paling penting adalah saat akan menyekolahkan anak-anak harus tanya ke gurunya. Jangan sampai salah kaprah kemudian menyalahkan orang tua ketika pulang pendidikan," tuturnya.

Sponsored

Dirinya berkeyakinan, parpol yang mewadahi aspirasi ulama, kiai, dan santri, terutama NU, adalah PKB. Karenanya, warga jangan ragu membesarkan anak-anaknya dididik kiai NU. "Dalam perjalanan sejarah jelas negara ini dibangun oleh para kiai."

Berita Lainnya