logo alinea.id logo alinea.id

Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki, sang moderator debat

Debat akan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Sabtu, 16 Feb 2019 21:39 WIB
Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki, sang moderator debat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki sebagai moderator debat calon presiden pada 17 Februari 2019. Dua jurnalis televisi ini terpilih, menggeser dua nama kuat yang kerap dibicarakan publik, yakni Najwa Shihab dan Karni Ilyas.

Tommy dan Anisha dipilih melalui kesepakatan antara KPU, tim kampanye Jokowi-Ma’ruf, dan tim kampanye Prabowo-Sandiaga, serta televisi penyelenggara debat kedua.

Mengenal Tommy dan Anisha

Tommy dan Anisha merupakan mantan jurnalis Metro TV. Tommy lebih senior di Metro TV ketimbang Anisha. Pada 2012, ketika Tommy pindah ke Bloomberg TV, Anisha baru saja masuk.

Pria kelahiran Braunschweig, Jerman, 10 Juli 1977 ini mengawali karier jurnalistiknya sebagai reporter di Metro TV. Kemudian, kariernya melesat. Di Metro TV, dia pernah menjadi pembawa berita Metro Pagi, Metro Siang, dan Headline News. Setelah Bloomberg TV tutup, dia berlabuh ke iNews TV, lalu ke RCTI—masih satu naungan dengan MNC Group.

Menjadi jurnalis bisa dibilang tak sengaja. Tommy, yang lulusan Central Queensland University, Australia ini mengaku melamar dua posisi saat ingin bergabung dengan Metro TV.

Tommy Tjokro. (instagram.com/tomtjok).

“Awalnya saya ngelamar untuk poisisi digital marketing dan reporter. Eh, tapi malah yang keterima reporter. Tapi, saya bersyukur sih keterima jadi reporter (waktu itu),” katanya ketika dihubungi reporter Alinea.id, Jumat (15/2).

Bersama koleganya, saat ini Tommy mendirikan sekolah public speaking Sepikul. Prestasi Tommy, selain karier jurnalistik televisinya yang mentereng, juga pernah menjadi juara Abang-None Jakarta pada 2003. Di sela-sela kesibukannya, Tommy gemar berolahraga.

“Saya senang berenang dan kick boxing,” kata dia.

Sementara Anisha Dasuki mengawali kariernya bukan sebagai jurnalis. Dia pernah menjadi fashion merchandiser untuk salah butik. Lantas, pada 2012 dia bergabung sebagai reporter di Metro TV.

Dia sempat mencicipi reporter program dan presenter untuk program Metro Malam, 8-11 Show, dan Wideshot. Pada 2016, dia menyeberang ke iNews TV, sebagai presenter dan produser program Talk to iNews. Di waktu senggang, Anisha gemar membaca buku.

Anisha Dasuki. (instagram.com/anishadasuki).

“Saya senang membaca buku biografi, science fiction, sejarah perang yang tidak diberitakan, dan buku Harry Potter. Itu saya baca semua,” katanya ketika dihubungi, Jumat (15/2).

Saking senangnya dengan buku Harry Potter karya J. K. Rowling, dia bahkan dapat melahap satu buku hanya dalam waktu sehari. Sama seperti Tjokro, perempuan lulusan Universitas Parahyangan, Bandung itu pun gemar berolahraga.

Dia juga memiliki hobi merawat kucing yang terlantar di jalanan untuk dipelihara. Anisha pun menjadi pengajar di Sepikul, sekolah public speaking yang didirikan Tommy.

Tommy dan Anisha sama-sama kaget, saat nama mereka terpilih menjadi moderator untuk debat capres putaran kedua.

“Respons pertama kaget sekaligus bersyukur. Kagetnya, tidak pernah membayangkan sebelumnya kalau saya bisa ada di posisi itu. Meskipun sudah pernah menjadi moderator debat pilkada (pemilihan kepala daerah), tapi kan beda skalanya,” kata Anisha, sembari tertawa.

Anisha tercatat pernah menjadi moderator debat Pilkada Bupati Nusa Tenggara Timur 2018, Gubernur Jawa Timur 2018, dan Bupati Morowali 2018.

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB
Jalan sunyi seorang perias jenazah

Jalan sunyi seorang perias jenazah

Selasa, 16 Jul 2019 18:23 WIB