close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi puasa. Foto Iuliia Bondar-Getty Images.
icon caption
Ilustrasi puasa. Foto Iuliia Bondar-Getty Images.
Peristiwa
Selasa, 17 Februari 2026 06:49

5 tips aman berpuasa saat jadi relawan bencana

Berpuasa saat menjadi relawan bencana butuh strategi khusus agar tetap sehat, aman, dan efektif membantu korban.
swipe

Berpuasa saat bertugas sebagai relawan penanggulangan bencana membutuhkan pengelolaan kesehatan fisik, energi, dan keselamatan yang cermat. Hal ini penting agar relawan tetap mampu membantu masyarakat terdampak secara efektif tanpa mengabaikan kondisi diri sendiri.

Berikut lima tips mengatur puasa selama menjalankan kerja sukarela penanggulangan bencana, yang diadaptasi dari pedoman keselamatan relawan, pointsoflight.org.

Prioritaskan hidrasi dan nutrisi di luar jam puasa

Pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup serta makanan bergizi dan berenergi tinggi saat waktu makan diperbolehkan, seperti saat sahur dan berbuka. Relawan membutuhkan energi yang stabil untuk mencegah kelelahan selama bertugas.

Pantau batas fisik dan sesuaikan aktivitas

Pahami kondisi tubuh Anda dan hindari pengerahan tenaga berlebihan. Jika mulai merasa lemah, pusing, atau tidak fit, segera beristirahat. Keselamatan diri sendiri dan tim penyelamat lainnya harus menjadi prioritas utama.

Pilih tugas yang tidak terlalu berat

Jika memungkinkan, ambil peran yang tidak terlalu menguras tenaga selama jam puasa. Misalnya, membantu administrasi, memilah dan mendistribusikan bantuan, atau memberikan dukungan psikososial kepada korban, dibandingkan dengan tugas fisik berat seperti mengangkat logistik atau membersihkan puing.

Komunikasikan kondisi kepada koordinator

Sampaikan kepada pemimpin tim atau koordinator bahwa Anda sedang berpuasa. Dengan begitu, mereka dapat membantu mengatur pembagian tugas, memantau kondisi Anda, serta memberikan waktu istirahat yang memadai.

Disiplin terhadap protokol kesehatan dan keselamatan

Jaga kebersihan diri untuk mencegah penyakit, terutama karena dehidrasi dapat memperburuk kondisi kesehatan. Selalu gunakan alat pelindung diri (APD) sesuai prosedur guna menghindari cedera atau paparan bahan berbahaya.

Dengan perencanaan yang baik dan komunikasi yang terbuka, relawan tetap dapat menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

img
Kudus Purnomo Wahidin
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan