close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi makanan sehat. Foto: Stockking/Freepik.
icon caption
Ilustrasi makanan sehat. Foto: Stockking/Freepik.
Sosial dan Gaya Hidup
Minggu, 22 Februari 2026 08:17

Agar tidak lemas saat puasa, ini menu sahur sehat dan pantangannya

Pilihan menu sahur sehat dan daftar makanan pantangan agar tubuh tetap bugar selama puasa.
swipe

Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi fondasi utama agar tubuh tetap bertenaga selama berpuasa. Pemilihan menu yang tepat dapat membantu menjaga energi tetap stabil, mencegah rasa haus berlebihan, serta mengurangi risiko lemas di siang hari.

Namun, tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat sahur. Beberapa jenis makanan justru dapat memicu lonjakan gula darah, meningkatkan rasa haus, hingga mengganggu pencernaan. Berikut panduan menu sahur sehat sekaligus daftar makanan yang sebaiknya dibatasi selama Ramadan dilansir dari Johns Hopkins Aramco Healthcare, Jumat (20/2).

Menu sahur yang dianjurkan

Agar energi tetap stabil selama berpuasa, sahur sebaiknya mengandung kombinasi nutrisi berikut:

1. Karbohidrat kompleks

Oat, beras merah, dan roti gandum utuh dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Jenis karbohidrat ini membantu menjaga gula darah tetap stabil dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Protein

Kebutuhan protein penting untuk menjaga massa otot sekaligus menahan rasa lapar. Asupan ini bisa didapat dari berbagai pilihan seperti telur, ikan, ayam, hingga kacang-kacangan dan lentil yang juga kaya serat untuk mendukung pencernaan.

3. Lemak sehat

Energi yang bertahan lebih lama juga berasal dari lemak baik. Kandungan ini dapat ditemukan dalam alpukat, minyak zaitun, kacang, dan biji-bijian yang sekaligus mendukung fungsi otak serta membantu penyerapan vitamin.

4. Produk susu

Yogurt rendah lemak, susu, dan keju mengandung protein, kalsium, serta probiotik yang baik untuk kesehatan usus. Konsumsi yogurt dapat membantu mencegah gangguan pencernaan saat berpuasa.

5. Buah-buahan

Pisang, apel, jeruk, dan kurma menyediakan gula alami untuk energi bertahap. Kandungan serat dan vitamin di dalamnya juga mendukung hidrasi tubuh.

6. Sayuran

Mentimun, wortel, dan sayuran hijau kaya akan vitamin, serat, dan kandungan air yang membantu mencegah dehidrasi serta menjaga keseimbangan energi.

7. Cairan yang cukup

Kecukupan minum sebelum waktu puasa dimulai sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Selain air putih, teh herbal dapat membantu pencernaan dan mengurangi rasa tidak nyaman pada perut.

Makanan yang sebaiknya dibatasi saat sahur

Tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat sahur. Beberapa jenis justru dapat membuat puasa terasa lebih berat dan memicu rasa lemas.

1. Makanan tinggi garam

Konsumsi makanan asin berlebihan dapat meningkatkan rasa haus dan memperbesar risiko dehidrasi selama berpuasa.

2. Makanan dan minuman tinggi gula

Sereal manis, kue, serta minuman berpemanis dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat yang kemudian turun drastis. Kondisi ini membuat tubuh lebih cepat lemas dan mudah lapar.

3. Minuman berkafein

Kopi dan teh dalam jumlah berlebihan bersifat diuretik, sehingga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

4. Gorengan dan makanan berlemak tinggi

Jenis makanan ini cenderung sulit dicerna dan dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung atau rasa tidak nyaman di perut.

5. Makanan ultra-proses

Produk olahan instan umumnya tinggi natrium, gula tambahan, dan bahan pengawet, tetapi rendah kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh selama puasa.

Membatasi jenis makanan tersebut dapat membantu menjaga energi tetap stabil dan mencegah gangguan kesehatan selama menjalani ibadah puasa.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan