Ukraina dilaporkan kembali melancarkan serangan drone jarak jauh terhadap sejumlah kilang minyak di Rusia, mengabaikan tekanan dari AS yang sebelumnya meminta penundaan demi kestabilan harga bahan bakar global menjelang pemilu sela Amerika.
Ukraina melanjutkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia meskipun ada tekanan dari Gedung Putih.
Melansir dari berita The Guardian (1/11/2026), Trump menyalahkan Presiden Volodymyr Zelenskyy atas kenaikan harga bahan bakar global dan sebelumnya mencabut sanksi diesel Rusia.
Media pemerintah Rusia melaporkan drone jarak jauh Ukraina membakar kilang Kstovo di Oblast Nizhny Novgorod, menyusul serangan besar sebelumnya di kilang Rosneft di Oblast Samara.
Zelenskyy sendiri memilih tidak blak-blakan mengakui serangan kilang tersebut untuk menghindari amarah atau sanksi balasan dari AS, tetapi mengonfirmasi serangan terhadap pabrik industri pertahanan di Rostov.
Ukraina berargumen bahwa serangan balasan ini terpaksa dilakukan karena Rusia terus menggempur fasilitas energi vital di berbagai wilayah Ukraina tanpa henti, yang memicu pemadaman listrik hingga berjam-jam.