close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi gempa bumi (Foto: bpbd.bandaacehkota.go.id)
icon caption
Ilustrasi gempa bumi (Foto: bpbd.bandaacehkota.go.id)
Peristiwa
Selasa, 28 Juli 2026 16:59

Gempa M 7,1 guncang Jepang, peringatkan gempa susulan

Gempa M 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, memicu kerusakan, evakuasi lebih dari 150.000 warga, dan peringatan gempa susulan.
swipe

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, Selasa (28/7) sore waktu setempat. Gempa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan roboh, memicu kebakaran, serta berpotensi tsunami.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) dilansir dari Reuters, Selasa (28/7) mencatat gempa terjadi pada pukul 16.27 waktu setempat dengan pusat gempa berada di Prefektur Kumamoto, Jepang bagian selatan.

JMA memperingatkan gempa susulan berkekuatan besar masih berpotensi terjadi dalam sekitar sepekan ke depan. Warga di wilayah yang mengalami guncangan paling kuat juga diminta mewaspadai potensi tanah longsor.

Sesaat setelah gempa utama, JMA sempat mengeluarkan peringatan tsunami setinggi sekitar satu meter untuk wilayah pesisir Kyushu. Namun, peringatan tersebut kemudian dicabut setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak ada ancaman tsunami yang signifikan.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan pemerintah masih mendata dampak gempa tersebut. Namun, pemerintah telah menerima laporan adanya warga yang mengalami luka-luka akibat guncangan.

"Kami telah menerima laporan bahwa ada warga yang mengalami luka-luka," kata Takaichi kepada wartawan di Tokyo.

Takaichi mengatakan gempa juga memicu pemadaman listrik, kebakaran di sejumlah lokasi, kerusakan jalan dan jembatan, serta menyebabkan beberapa bangunan runtuh. Ia juga mengaku telah mengimbau warga segera mengungsi ke tempat yang aman dan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Rekaman Televisi Nasional Jepang (NHK) memperlihatkan kerusakan di berbagai wilayah terdampak, mulai dari bangunan yang terbakar dan roboh, retakan besar di jalan raya serta jalan layang, hingga sebuah kereta barang yang keluar dari rel akibat guncangan gempa.

Dampak gempa juga mendorong Badan Penanggulangan Bencana Jepang menginstruksikan lebih dari 150.000 warga untuk segera mengungsi ke pusat-pusat evakuasi sebagai langkah antisipasi terhadap gempa susulan dan potensi bahaya lainnya.

Selain menimbulkan kerusakan fisik, gempa turut mengganggu layanan publik. Kyushu Electric melaporkan sekitar 40.000 rumah mengalami pemadaman listrik

Gempa ini kembali membangkitkan ingatan terhadap bencana Kumamoto pada 2016 yang menewaskan 275 orang, melukai lebih dari 2.700 orang, serta merusak ribuan bangunan, termasuk Kastel Kumamoto yang menjadi salah satu ikon wisata Jepang. 

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang paling sering dilanda gempa karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), tempat beberapa lempeng tektonik bertemu dan saling bertabrakan sehingga aktivitas seismiknya tergolong sangat tinggi.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan